Muhammad Nur
Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Bungo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Modelling The Way pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V di Sekolah Dasar Negeri Nomor 94/II Bungo Iber Marza; Nurbaedah; Wiwin Narti; Delvia Ayu Ningsih; Muhammad Nur
el-Madib: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 1 (2024): (Maret 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/el-madib.v4i1.588

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Nomor 94/II Bungo pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Nomor 94/II Bungo pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggar. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes tertulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modelling the way dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Nomor 94/II Muara Bungo dengan rincian: pada aspek kognitif pra siklus peserta didik menunjukkan presentase ketuntasan hasil belajar 54,167% dengan kriteria sedang dan nilai rata-rata kelas 75,7, pada siklus I persentase jumlah peserta didik yang tuntas mengalami peningkatan yaitu sebesar 79,167% dengan kriteria tinggi dan nilai rata-rata kelas 84,83, pada siklus II jumlah persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik kembali mengalami peningkatan menjadi 87,5% dengan kriteria tinggi dan nilai rata-rata kelas 88,1. Peningkatan hasil belajar belajar aspek afektif pada siklus memperoleh skor 121 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 56% dengan kriteria sedang, sedangkan pada ranah psikomotor memproleh sko 76 dengan presentas ketuntasan belajar klasikal 52,7% dengan kriteria sedang. Pada siklus I pertemuan pertama hasil belajar ranah afektif memperoleh skor 159, presentase ketuntasan belaja klasikal 73,6% dengan kriteria tinggi dan ranah psikomotor memperoleh skor 154, presentase ketuntasan klasikal 72,2% dengan kriteria tinggi. Sedangkan pada siklus II pertemuan hasil belajar ranah afektif memperoleh skor 179, presentase ketuntasan hasil belajar klasikal 82,8% dengan kriteria tinggi dan pada ranah psikomotor memperoleh skor 175, pesentase ketuntasan klasikal 81% dengan kriteria tinggi.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Model Pembelajaran Snowball Throwing di Kelas II B Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Bungo Putri Rahayu; Linda Ayu Pertiwi; Muhammad Nur
el-Madib: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 5 No. 1 (2025): (March 2025)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/el-madib.v5i1.1092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas II B Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Bungo. Penelitian ini dilatar belakangi dengan rendahnya minat belajar siswa serta kurangnya rasa ingin tahu peserta didik akan materi pembelajaran. Hal ini, dikarenakan penggunaan model ataupun metode pembelajaran pada saat proses pembelajaran yang kurang tepat. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana juga menjadi kendala pada proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan desain penelitian Kemmis dan MC Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi dan perencanaan ulang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II B Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Bungo yang berjumlah 24 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebelum tindakan diperoleh rata-rata 39,35% dengan kategori sangat kurang. Lalu hasil setelah dilakukan tindakan dengan model pembelajaran Snowball Throwing mengalami peningkatan, pada siklus I pertemuan 1 memperoleh nilai rata-rata 54,75%. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus I pertemuan 2 memperoleh nilai rata-rata 61,85%. Hasil penelitian siklus II pertemuan 1 memperoleh nilai rata-rata 71,31%. Kemudian mengalami peningkatan kembali pada siklus II pertemuan 2 dengan memperoleh nilai rata-rata 82,33%.