Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Videografi Untuk Meningkatkan Kapasitas Aparatur Pemerintah Kelurahan Kauman Kecamatan Bangil Dalam Menciptakan Konten Video Yang Profesional dan Informatif Achmad Fatchur Rozaq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Vol. 4 No. 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pemerintahan menuntut aparatur pemerintah tingkat kelurahan untuk mampu menghasilkan konten informasi publik yang profesional dan mudah dipahami masyarakat. Video menjadi media komunikasi yang efektif dalam mendukung transparansi dan pelayanan publik. Namun, keterbatasan kompetensi teknis videografi dan editing masih menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Kauman, wilayah Kecamatan Bangil. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas aparatur dalam perencanaan, produksi, dan editing video layanan publik. Metode yang digunakan meliputi pelatihan teori, praktik langsung (hands-on), pendampingan produksi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 42% berdasarkan perbandingan nilai rata-rata pre-test dan post-test. Peserta mampu menghasilkan tiga produk video layanan publik yang layak publikasi. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung komunikasi publik berbasis digital di tingkat kelurahan.
Pendampingan Pemanfaatan Media Film sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Kemampuan Pengolahan Informasi Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Achmad Fatchur Rozaq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Vol. 4 No. 2 Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah menengah masih menghadapi kendala rendahnya kemampuan siswa dalam mengolah informasi historis secara kritis, akibat dominasi metode ceramah yang menempatkan siswa sebagai penerima pasif informasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pendampingan pemanfaatan media film sebagai sumber belajar sejarah, menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan pengolahan informasi siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat selama pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi partisipatif, di mana peneliti terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan sekaligus mengamati dinamika proses pembelajaran yang berlangsung. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi foto, dan catatan deskriptif, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan berbasis film mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menghubungkan alur cerita dengan fakta sejarah secara lebih kritis, didukung oleh peran guru sebagai fasilitator dalam mengarahkan diskusi pascapenayangan. Faktor pendukung meliputi tingginya antusiasme siswa dan ketersediaan sarana audiovisual yang memadai, sementara faktor penghambat utama terletak pada keterbatasan waktu guru dalam merancang skenario pembelajaran yang selaras dengan kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan pemanfaatan film sebagai sumber belajar sejarah yang lebih bermakna dan kontekstual bagi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.