This Author published in this journals
All Journal PeTeKa
Zainul Arifin
Universitas Islam Negeri Madura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

URGENSI MINAT BELAJAR MENURUT ASY-SYARQOWI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Zainul Arifin; Achmad Muhlis
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1414-1421

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki orientasi yang lebih luas dibandingkan pendidikan pada umumnya karena tidak hanya bertujuan mencerdaskan akal, tetapi juga membentuk kepribadian, akhlak, dan spiritualitas peserta didik. Proses pendidikan akan berjalan efektif apabila didukung oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, yang secara bersamaan memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian adalah minat belajar. Minat belajar merupakan dorongan batin yang menumbuhkan kecenderungan peserta didik untuk memperhatikan, memahami, dan mendalami ilmu pengetahuan. Minat inilah yang menumbuhkan semangat belajar sehingga peserta didik mampu menghadapi kesulitan, merasa senang, dan mencapai hasil yang diharapkan. Tanpa minat, proses pembelajaran akan terasa berat, kering, bahkan berpotensi gagal mencapai tujuan pendidikan. Dalam pandangan Asy-Syarqowi, minat belajar memiliki urgensi yang sangat besar dalam pendidikan Islam, karena tidak hanya berpengaruh pada ranah kognitif, tetapi juga membentuk sikap, perilaku, dan akhlak mulia peserta didik. Oleh sebab itu, pendidikan Islam harus menumbuhkan minat belajar dengan cara memadukan nilai-nilai spiritual dan religius, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada keberhasilan duniawi, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian, urgensi minat belajar menurut Asy-Syarqowi terletak pada perannya sebagai penggerak utama dalam membentuk generasi muslim yang cerdas, berakhlak, serta berorientasi pada tujuan hidup hakiki, yaitu keberhasilan di dunia dan keselamatan di akhirat.