Avini martini
Universitas Sebelas April

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Guru terhadap Media Matematika Inklusif melalui Pendekatan Komunikasi Total M Nuur'aini Sholihat; Avini martini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.21562

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut tersedianya media pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan siswa dengan hambatan komunikasi, khususnya yang termasuk kategori speech, language, and communication needs (SLCN). Namun, media yang tersedia di sekolah dasar inklusi umumnya masih bersifat umum dan belum sepenuhnya ramah komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap media pembelajaran matematika inklusif berbasis komunikasi total sebagai dasar pengembangan media KASUMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain analisis kebutuhan. Responden penelitian terdiri atas 32 guru dari 15 sekolah dasar inklusi yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi siswa dalam pembelajaran matematika terwujud pada empat aspek utama, yaitu kesulitan memahami instruksi lisan, melafalkan istilah matematika, mengucapkan angka, dan memahami soal cerita. Guru menegaskan kebutuhan yang sangat tinggi terhadap media dengan dukungan audio-visual, aktivitas hands-on, serta fitur interaktif yang fleksibel. Namun, dukungan fasilitas sekolah dan keterlibatan orang tua masih terbatas, sehingga kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media berbasis komunikasi total yang dikontekstualisasikan dengan kearifan lokal sangat dibutuhkan untuk menjembatani hambatan komunikasi sekaligus memperkuat pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Temuan ini memberikan dasar konseptual dan praktis bagi pengembangan media matematika inklusif yang ramah komunikasi, sesuai dengan karakteristik perkembangan anak dan tuntutan Kurikulum Merdeka.