Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Remaja di SMAN 2 Sampang Mery Eka Yaya Fujianti; Desi Holifatus Su’aida; Dwi Intan Pakuwita AR
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1507

Abstract

Hipertensi tidak hanya menjadi masalah kesehatan pada orang dewasa, tetapi juga mulai ditemukan pada kelompok usia remaja. Salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kejadian hipertensi pada remaja adalah aktivitas fisik dan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada remaja di SMAN 2 Sampang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, serta melibatkan partisipan yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas fisik (IPAQ), kuesioner kualitas tidur (PSQI), serta pengukuran tekanan darah. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya aktivitas fisik, kebiasaan tidur larut malam, serta kualitas tidur yang buruk menjadi faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko hipertensi pada remaja. Selain itu, faktor lingkungan sekolah, tekanan akademik, dan pola penggunaan gawai turut memengaruhi kualitas tidur dan aktivitas fisik siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik teratur dan manajemen tidur yang baik guna mencegah kejadian hipertensi sejak usia remaja.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tingkat III Tentang Pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Di Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang Mangsur M Nur; Desi Holifatus Su’aida; Mery Eka Yaya Fujianti
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1593

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan keterampilan penting untuk menjaga jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi pada kondisi gawat darurat. Pengetahuan yang baik tentang BHD menjadi dasar kesiapan tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa keperawatan, dalam memberikan pertolongan segera pada henti napas maupun henti jantung. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat III tentang BHD di Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 57 mahasiswa tingkat III dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner 20 item untuk mengukur tingkat pengetahuan yang dikategorikan menjadi baik, cukup, dan kurang. Analisis data dilakukan dengan uji univariat untuk distribusi frekuensi dan crosstab untuk hubungan karakteristik responden. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada usia remaja akhir (96,5%) dengan pengetahuan baik 56,4% dan cukup 43,6%. Pada kelompok dewasa awal, seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik. Secara keseluruhan, mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan baik sebanyak 57,9%, sedangkan 42,1% cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswa tergolong baik, meski masih ada proporsi signifikan dengan pengetahuan cukup. Diperlukan strategi pembelajaran lebih efektif, seperti pelatihan terstruktur, simulasi berulang, dan e-learning untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan menghadapi situasi gawat darurat.