Nurul Haeriyah Ridwan
Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representasi Sosial dan Tekanan Fomo dalam Pengambilan Keputusan Karier Wirausaha Mildayanti; Yulnita Muchtar; Nurul Haeriyah Ridwan
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.805

Abstract

Social representations of entrepreneurial success circulating through social media shape perceptions and psychosocial pressures that influence how students consider entrepreneurial career choices. This study aims to explore how social representations and the phenomenon of Fear of Missing Out (FOMO) influence entrepreneurial career decision-making among university students in Makassar. The study uses a qualitative approach with a case study method and involves 15 student informants who have an interest in or are currently running a business. Data are collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis. The findings show that social representations of entrepreneurship formed through social media and narratives of instant entrepreneurial success create significant FOMO pressure. Students experience conflicts between social expectations, fear of being left behind in business trends, and rational considerations in choosing entrepreneurial careers. This study contributes to understanding psychosocial factors in entrepreneurial intention and provides practical implications for developing more critical and reflective entrepreneurship education. Representasi sosial mengenai kesuksesan wirausaha yang tersebar melalui media sosial membentuk persepsi dan tekanan psikososial yang memengaruhi cara mahasiswa mempertimbangkan pilihan karier kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana representasi sosial dan fenomena Fear of Missing Out (FOMO) mempengaruhi pengambilan keputusan karier wirausaha di kalangan mahasiswa Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan melibatkan 15 informan mahasiswa yang memiliki minat atau sedang menjalankan usaha. Sumber data dikumpulkan melalui melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa representasi sosial tentang wirausaha yang terbentuk melalui media sosial dan narasi sukses instan entrepreneur menciptakan tekanan FOMO yang signifikan. Mahasiswa mengalami konflik antara ekspektasi sosial, ketakutan tertinggal dari tren bisnis, dan pertimbangan rasional dalam memilih karier wirausaha. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang faktor psikososial dalam entrepreneurial intention dan memberikan implikasi praktis bagi pendidikan kewirausahaan yang lebih kritis dan reflektif.
The Effects of Cybersecurity Awareness and Digital Platform Trust on Business Sustainability among Digital Entrepreneurs Nurul Haeriyah Ridwan; Muh. Irshan Sachrir; Dwiyanti Dwiyanti
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i2.1305

Abstract

The rapid growth of digital entrepreneurship has expanded business opportunities while increasing exposure to cybersecurity threats and dependence on digital platforms. However, empirical evidence on how cybersecurity awareness and digital platform trust contribute to business sustainability remains limited. This study examines the effects of cybersecurity awareness and digital platform trust on the business sustainability of digital entrepreneurs in Indonesia by integrating the Resource-Based View (RBV), Protection Motivation Theory (PMT), and Trust Theory. A quantitative explanatory design was employed using survey data collected from digital entrepreneurs operating through e-commerce and social commerce platforms. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results show that cybersecurity awareness and digital platform trust have positive and statistically significant effects on business sustainability. Cybersecurity awareness strengthens entrepreneurs' ability to identify digital threats and implement protective practices, while digital platform trust supports secure transactions, reliable platform operations, and reduced operational risks. These findings indicate that sustainable digital entrepreneurship depends on both internal cybersecurity capabilities and confidence in external digital platform infrastructure. The study contributes to the digital entrepreneurship literature by integrating cybersecurity capability and platform trust into a unified framework and provides practical insights for entrepreneurs, platform providers, and policymakers to strengthen digital resilience and sustainable business growth. Pesatnya pertumbuhan kewirausahaan digital telah memperluas peluang bisnis sekaligus meningkatkan paparan terhadap ancaman keamanan siber dan ketergantungan pada platform digital. Namun, bukti empiris mengenai bagaimana kesadaran keamanan siber dan kepercayaan platform digital berkontribusi terhadap keberlanjutan bisnis masih terbatas. Penelitian ini menguji pengaruh kesadaran keamanan siber dan kepercayaan platform digital terhadap keberlanjutan bisnis wirausahawan digital di Indonesia dengan mengintegrasikan Resource-Based View (RBV), Protection Motivation Theory (PMT), dan Trust Theory. Desain eksplanatori kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data survei yang dikumpulkan dari wirausahawan digital yang beroperasi melalui platform e-commerce dan social commerce. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran keamanan siber dan kepercayaan platform digital berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap keberlanjutan bisnis. Kesadaran keamanan siber memperkuat kemampuan wirausahawan dalam mengidentifikasi ancaman digital dan menerapkan praktik perlindungan, sementara kepercayaan platform digital mendukung transaksi yang aman, operasional platform yang andal, dan pengurangan risiko operasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberlanjutan kewirausahaan digital bergantung pada kemampuan keamanan siber internal sekaligus kepercayaan terhadap infrastruktur platform digital eksternal. Penelitian ini berkontribusi pada literatur kewirausahaan digital dengan mengintegrasikan kapabilitas keamanan siber dan kepercayaan platform ke dalam satu kerangka kerja yang terpadu, serta memberikan wawasan praktis bagi wirausahawan, penyedia platform, dan pembuat kebijakan untuk memperkuat ketahanan digital dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.