Dwiyanti Dwiyanti
Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Digital UMKM di Kota Makassar: Analisis Faktor Teknologi, Organisasi, dan Lingkungan Berdasarkan Kerangka TOE Muh. Irshan Sachrir; Agung Muliaman Anas; Ade Vidya Eryanti K; Dwiyanti Dwiyanti
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.816

Abstract

The development of digital technology has driven transformations in the operational and marketing strategies of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), including in Makassar City as one of the major trading centers in eastern Indonesia. This study aims to analyze the challenges and opportunities of MSME digitalization in Makassar through an integrative literature review approach using the Technology–Organization–Environment (TOE) framework. The research data were obtained from various national and international journal publications relevant to the topics of digital transformation and MSME development. The synthesis of the literature indicates that the success of MSME digitalization is influenced by the interaction between technological readiness, organizational capabilities, and supportive environmental policies. The findings highlight the importance of harmonizing internal and external factors to support the digital transformation of MSMEs in Makassar, while also providing strategic implications for local governments and stakeholders in designing more contextual and sustainable MSME digitalization policies. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi operasional dan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di Kota Makassar sebagai pusat perdagangan di kawasan timur Indonesia. Transformasi digital membuka peluang perluasan pasar dan peningkatan efisiensi usaha, namun juga menghadirkan tantangan struktural dan kultural bagi pelaku UMKM lokal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual tantangan dan peluang digitalisasi UMKM di Kota Makassar melalui pendekatan studi literatur dengan menggunakan kerangka Technology–Organization–Environment (TOE). Data dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional bereputasi serta publikasi relevan yang membahas digitalisasi, e-commerce, dan inklusi keuangan UMKM. Hasil sintesis menunjukkan bahwa peluang utama digitalisasi meliputi perluasan akses pasar berbasis platform bold, peningkatan efisiensi operasional melalui aplikasi bisnis digital, serta penguatan inklusi keuangan berbasis fintech. Di sisi lain, tantangan yang dominan mencakup rendahnya literasi digital, keterbatasan kapasitas manajerial dan investasi teknologi, hambatan regulasi dan pembiayaan, serta resistensi organisasi terhadap perubahan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi UMKM digital di Makassar bergantung pada kesiapan integrasi internal, dukungan kebijakan daerah, dan penguatan ekosistem digital yang kolaboratif. Artikel ini memberikan kesan strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan digitalisasi UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.
The Effects of Cybersecurity Awareness and Digital Platform Trust on Business Sustainability among Digital Entrepreneurs Nurul Haeriyah Ridwan; Muh. Irshan Sachrir; Dwiyanti Dwiyanti
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i2.1305

Abstract

The rapid growth of digital entrepreneurship has expanded business opportunities while increasing exposure to cybersecurity threats and dependence on digital platforms. However, empirical evidence on how cybersecurity awareness and digital platform trust contribute to business sustainability remains limited. This study examines the effects of cybersecurity awareness and digital platform trust on the business sustainability of digital entrepreneurs in Indonesia by integrating the Resource-Based View (RBV), Protection Motivation Theory (PMT), and Trust Theory. A quantitative explanatory design was employed using survey data collected from digital entrepreneurs operating through e-commerce and social commerce platforms. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results show that cybersecurity awareness and digital platform trust have positive and statistically significant effects on business sustainability. Cybersecurity awareness strengthens entrepreneurs' ability to identify digital threats and implement protective practices, while digital platform trust supports secure transactions, reliable platform operations, and reduced operational risks. These findings indicate that sustainable digital entrepreneurship depends on both internal cybersecurity capabilities and confidence in external digital platform infrastructure. The study contributes to the digital entrepreneurship literature by integrating cybersecurity capability and platform trust into a unified framework and provides practical insights for entrepreneurs, platform providers, and policymakers to strengthen digital resilience and sustainable business growth. Pesatnya pertumbuhan kewirausahaan digital telah memperluas peluang bisnis sekaligus meningkatkan paparan terhadap ancaman keamanan siber dan ketergantungan pada platform digital. Namun, bukti empiris mengenai bagaimana kesadaran keamanan siber dan kepercayaan platform digital berkontribusi terhadap keberlanjutan bisnis masih terbatas. Penelitian ini menguji pengaruh kesadaran keamanan siber dan kepercayaan platform digital terhadap keberlanjutan bisnis wirausahawan digital di Indonesia dengan mengintegrasikan Resource-Based View (RBV), Protection Motivation Theory (PMT), dan Trust Theory. Desain eksplanatori kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data survei yang dikumpulkan dari wirausahawan digital yang beroperasi melalui platform e-commerce dan social commerce. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran keamanan siber dan kepercayaan platform digital berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap keberlanjutan bisnis. Kesadaran keamanan siber memperkuat kemampuan wirausahawan dalam mengidentifikasi ancaman digital dan menerapkan praktik perlindungan, sementara kepercayaan platform digital mendukung transaksi yang aman, operasional platform yang andal, dan pengurangan risiko operasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberlanjutan kewirausahaan digital bergantung pada kemampuan keamanan siber internal sekaligus kepercayaan terhadap infrastruktur platform digital eksternal. Penelitian ini berkontribusi pada literatur kewirausahaan digital dengan mengintegrasikan kapabilitas keamanan siber dan kepercayaan platform ke dalam satu kerangka kerja yang terpadu, serta memberikan wawasan praktis bagi wirausahawan, penyedia platform, dan pembuat kebijakan untuk memperkuat ketahanan digital dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.