Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kecerdasan AI Dalam Proses Pembelajaran Nazwa; Aldila Vinka Mutia; Irna Rosdiana Rosdiana; Muhammad Abdillah Firdaus; Revandi Tohirun; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/xybhs604

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk di Indonesia. Pemanfaatan AI dalam pendidikan menawarkan berbagai manfaat, seperti efisiensi waktu, pembelajaran yang lebih personal, serta kemudahan dalam memahami materi. Namun, di sisi lain, penggunaan AI juga menimbulkan sejumlah kekhawatiran, seperti potensi ketergantungan, penurunan kreativitas, dan kemalasan berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelajar Indonesia terhadap penggunan AI dalam proses pembelajaran serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi dukungan terhadap penerapan AI di bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang mayoritas merupakan mahasiswa berusia 18–23 tahun. Data dianalisis menggunakan korelasi dan analisis jalur (path analysis) untuk melihat hubungan antara variabel persepsi positif dan negatif AI terhadap dukungan penggunaan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap AI, khususnya dalam membantu belajar dan menghemat waktu. Namun demikian, kekhawatiran terhadap dampak negatif AI terbukti memiliki pengaruh negatif terhadap dukungan penggunaan AI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam merumuskan strategi pemanfaatan AI secara bijak dan efektif dalam dunia pendidikan Indonesia.
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Siswa Sekolah Dasar dan Upaya Perbaikannya Muhammad Farhan Adi Nugroho; Muhammad Nurul Hilmy; Revandi Tohirun
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20397

Abstract

Kemampuan untuk berbahasa adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh siswa Sekolah Dasar, sebab bahasa berfungsi vital dalam proses pembelajaran dan interaksi sehari-hari. Namun, pada kenyataannya, masih banyak siswa yang melakukan kesalahan dalam berbahasa, baik secara lisan maupun tulisan, dan penyebabnya belum sepenuhnya dimengerti, termasuk langkah-langkah untuk memperbaikinya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tipe-tipe kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh siswa SD, menganalisis penyebabnya, serta menjelaskan usaha yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa.  Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan melibatkan tiga siswa kelas V dan satu orang guru Bahasa Indonesia yang dipilih secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis tulisan siswa dan wawancara dengan guru untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai kesalahan berbahasa dan strategi perbaikannya.  Temuan penelitian mengindikasikan adanya kesalahan dalam penggunaan huruf kapital, tanda baca, struktur kalimat, serta pemilihan kata yang kurang tepat. Beberapa faktor penyebabnya meliputi kebiasaan siswa berbicara tanpa mengikuti aturan bahasa tulisan, kurangnya latihan menulis yang sistematis, serta lemahnya penguatan materi bahasa dari guru. Untuk mengatasinya, guru melakukan perbaikan dengan memberikan koreksi langsung, mendorong latihan menulis ulang, dan menekankan kembali aturan berbahasa dengan konsisten. Penelitian ini memiliki batasan pada jumlah partisipan yang relatif sedikit sehingga tidak dapat diterapkan secara umum.  Sebagai kesimpulan, pengajaran bahasa Indonesia yang berbasis pada praktik menulis yang terencana dan berkesinambungan perlu diperkuat agar siswa SD dapat menguasai bahasa Indonesia dengan baik sejak usia dini, sehingga mendukung prestasi mereka di mata pelajaran lainnya.