This Author published in this journals
All Journal Setawar Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DESA MELALUI BIMBINGAN TEKNIS TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA PADANG PELASAN KABUPATEN SELUMA Joni Hendra Gunawan; Inezty Clara Santy; Sindi Laras Sitorus; Novliza Eka Patrisia; Titi Darmi; Rekho Adriadi; Rosidin
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.11282

Abstract

Kapasitas aparatur merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur Desa Padang Pelasan, Kabupaten Seluma, dalam aspek regulasi pemerintahan desa, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, administrasi pemerintahan, pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui bimbingan teknis selama tiga hari dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri atas kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, ketua RT/RW, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi penyusunan dokumen, praktik penggunaan Sistem Keuangan Desa, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,7 menjadi 82,4 atau naik 23,7 poin. Sebanyak 91% peserta mencapai nilai post-test minimal 70. Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek pengelolaan keuangan desa, yaitu 29,5 poin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bimbingan teknis berbasis praktik dan kebutuhan mitra efektif meningkatkan pemahaman peserta serta mendorong komitmen perbaikan administrasi, pelayanan publik, transparansi, dan koordinasi kelembagaan desa. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, evaluasi rutin, penerapan sistem informasi desa, dan penguatan peran BPD serta lembaga kemasyarakatan.