Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Layanan Orienstasi Di Sekolah Nelty Diana; Yarmis Syukur; Dina sukma
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i3.1990

Abstract

Layanan orientasi di sekolah merupakan bagian integral dari program bimbingan dan konseling yang bertujuan membantu siswa memahami lingkungan sekolah, sistem pembelajaran, serta membentuk adaptasi sosial dan akademik yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah urgensi layanan orientasi di sekolah melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu terkait topik ini. Metode studi kepustakaan digunakan untuk menggali teori, konsep, dan praktik layanan orientasi yang efektif dalam mendukung proses adaptasi siswa, terutama siswa baru. Hasil analisis menunjukkan bahwa layanan orientasi memiliki peran signifikan dalam meminimalisasi kecemasan siswa, meningkatkan pemahaman terhadap peraturan dan norma sekolah, serta mendorong terciptanya suasana belajar yang kondusif. Selain itu, layanan ini juga membantu siswa membangun hubungan positif dengan guru dan teman sebaya. Kurangnya implementasi layanan orientasi dapat berdampak pada kesulitan adaptasi, rendahnya motivasi belajar, dan potensi munculnya perilaku maladaptif. Oleh karena itu, layanan orientasi perlu diimplementasikan secara sistematis dan berkelanjutan untuk mendukung perkembangan akademik, emosional, dan sosial siswa.
Studi Literatur: Teori Belajar Populer Nelty Diana; Herman Nirwana; Neviyarni S
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i3.2028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam teori-teori belajar populer, yaitu Project-Based Learning (PBL), Active Learning, Quantum Learning, dan Contextual Learning, melalui pendekatan studi literatur. Keempat teori ini menawarkan paradigma pembelajaran yang inovatif untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21, yang menuntut pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas. PBL menekankan pada pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kehidupan nyata, sedangkan Active Learning menitikberatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Sementara itu, Quantum Learning menawarkan pendekatan holistik yang memadukan teknik pembelajaran otak dengan peningkatan motivasi belajar, dan Contextual Learning menghadirkan pembelajaran berbasis konteks untuk menciptakan makna yang mendalam bagi peserta didik. Studi ini mengeksplorasi landasan filosofis, prinsip-prinsip inti, implementasi praktis, dan keunggulan serta keterbatasan dari masing-masing teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap teori memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan jika diterapkan secara adaptif dan terintegrasi sesuai kebutuhan kontekstual. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi praktisi dan akademisi dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif dan relevan untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan.