Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REVITALISASI NILAI-NILAI BUDAYA SEBAGAI FONDASI PENDIDIKAN POLITIK YANG INKLUSIF Sugiyanto Sugiyanto; Darto Wahidin; Sifa Ainurokhmah; Siska Anggraeni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/qbwx9e20

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai-nilai budaya lokal di tengah arus globalisasi yang berdampak pada rendahnya kesadaran politik yang inklusif. Tujuan  kegiatan ini untuk mengidentifikasi dan merevitalisasi nilai-nilai budaya Cirebon sebagai fondasi pendidikan politik yang inklusif dan partisipatif. Metode  pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi mengenai nilai-nilai budaya Cirebon dan pendidikan politik inklusif, Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali pandangan serta pengalaman peserta, dan diskusi edukatif terkait penerapan nilai budaya dalam kehidupan sosial-politik. Kegiatan ini melibatkan masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon, khususnya generasi muda, pelajar, tokoh masyarakat, dan komunitas budaya sebagai sasaran utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya seperti musyawarah, gotong royong, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman masih hidup dalam masyarakat serta memiliki keterkaitan kuat dengan prinsip-prinsip demokrasi, seperti partisipasi, kesetaraan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa budaya tidak hanya bersifat tradisional, tetapi memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan politik. Upaya revitalisasi melalui edukasi berbasis budaya dan pelibatan generasi muda terbukti efektif dalam mendorong internalisasi nilai budaya, yang terlihat dari meningkatnya partisipasi peserta dalam diskusi serta pemahaman masyarakat terhadap pentingnya musyawarah, gotong royong, dan toleransi dalam kehidupan demokratis. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan politik berbasis budaya lokal dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat partisipasi masyarakat, membangun sikap toleran, dan mendukung kehidupan demokrasi yang berkelanjutan.   Abstract  This community service activity is motivated by the declining understanding of the community, especially the younger generation, towards local cultural values ??amidst the current of globalization which has an impact on low inclusive political awareness. The purpose of this activity for to identify Cirebon cultural values ??that are relevant to the formation of inclusive political education in community life, analyze the role of Cirebon cultural values ??in supporting the creation of inclusive and participatory political awareness in society, and formulate efforts to revitalize Cirebon cultural values ??as a foundation in strengthening inclusive political education. The method used is a participatory approach through socialization, Focus Group Discussions (FGD), and educational discussions involving the community as the main subject. The results of the activity show that cultural values ??such as deliberation, mutual cooperation, tolerance, and respect for diversity are still alive in society and have a strong relationship with the principles of democracy, such as participation, participation, equality, and respect for differences. This activity also increases public understanding that culture is not only traditional, but has a strategic role in life and politics. Revitalization efforts through culturally-based education and youth engagement have proven effective in encouraging the internalization of cultural values. The implication of these activities is the importance of integrating local cultural values ??into public political education to foster participatory, tolerant, and sustainable political awareness.