Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Improving Empathy And Social Attitudes Of Early Childhood Through The Storytelling Method Sri Yatimah; Ibadullah Malawi
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 15 No. 01 (2026): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v15i01.2722

Abstract

Empathy and social attitudes are essential components in the social-emotional development of early childhood. However, the results of initial observations in Group A of ABA 1 Kindergarten, Madiun City showed that both aspects of these attitudes were still low, reflected in the lack of concern and cooperation of children. This study aims to describe the implementation and test the effectiveness of the storytelling method as a pedagogical intervention to improve these attitudes. The type of research used was Classroom Action Research (CAR) involving 14 children of Group A of ABA 1 Kindergarten, Madiun City as subjects. This study was conducted in two cycles (Cycle I and Cycle II). Data collection used observation and questionnaires. Data analysis was carried out descriptively quantitatively by calculating the percentage of average achievement of attitudes. The criteria for success of the action were determined if the average percentage reached the High category (minimum 70%). The achievement of empathy and social attitudes showed a significant increase. At the Pre-Cycle stage, the achievement of empathy was 44% and social attitudes 46% (Low Category). Following improvements in Cycle II, which emphasized children's active interaction in the story, achievement increased sharply, reaching 77% for empathy and 78% for social attitudes. These figures exceeded the established success criteria. The application of interactive and contextual storytelling has proven effective in improving empathy and social attitudes in Group A early childhood children at ABA 1 Kindergarten in Madiun City. This method is recommended for continued use in stimulating social-emotional development in early childhood education settings
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web Articulate Storyline pada Pembelajaran IPAS di Kelas V SDN Wonorejo 01 Syahda Fadilah; Ibadullah Malawi; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062123000

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN Wonorejo 01 masih didominasi metode ceramah dan sumber belajar konvensional sehingga siswa kesulitan memahami materi Bagaimana Bentuk Indonesiaku, khususnya konsep peta. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis web Articulate Storyline bernama GEOBI (Geografi Bentuk Indonesiaku). Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 16 siswa dan satu guru kelas V SDN Wonorejo 01. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Media GEOBI memuat lima submateri peta, tiga video pembelajaran, tiga level permainan interaktif, dan 20 soal evaluasi. Hasil validasi menunjukkan kelayakan sangat tinggi: ahli media 89,4%, ahli materi 82,5%, ahli bahasa 100%, dan praktisi 95,2%, dengan rata-rata gabungan 91,7%. Uji coba produk memperoleh respons siswa sebesar 88,4% (perorangan), 90,3% (kelompok kecil), dan 93% (lapangan), serta respons guru 85,8%, seluruhnya berkategori sangat layak. Media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline ini terbukti layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS yang interaktif, mudah diakses, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar.
Implementation of Outdoor Learning to Improve IPAS Interest and Outcomes at Elementary School Ginong Pratidinanto; Ibadullah Malawi; Sudarmiani Sudarmiani
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 02 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1684

Abstract

This research was driven by the low learning interest and achievement in Science and Social Studies (IPAS) among third-grade students at SDN Pare 4, resulting from teacher-centered instruction and limited meaningful learning experiences. The study aimed to describe the implementation of the outdoor learning method and evaluate its effectiveness in improving students' learning interest and IPAS achievement. A mixed-methods approach was employed using Classroom Action Research conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observations, achievement tests, learning interest questionnaires, interviews, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques. The results showed that outdoor learning significantly improved both the learning process and student engagement. Students' average learning interest increased from 55.2% in the pre-cycle to 94.5% in Cycle II, while average learning achievement improved from 68.75 to 91.25, with classical mastery reaching 100%. The study concludes that outdoor learning is an effective instructional strategy for enhancing learning interest and IPAS achievement and provides a contextual and engaging learning environment for primary school students.
Peningkatan Keaktifan Anak Melalui Program Pinjam Buku Bersama Orang Tua pada Kegiatan Literasi di Taman Kanak-Kanak Dyah Sayekti Hesti Oetami; Ibadullah Malawi; Mohammad Rifai
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20847

Abstract

Keaktifan anak dalam kegiatan literasi merupakan salah satu indikator penting perkembangan bahasa, komunikasi, dan keterlibatan belajar pada pendidikan anak usia dini. Namun, hasil observasi awal di TK Siti Hajar 1 Kota Madiun menunjukkan bahwa sebagian besar anak masih pasif dalam menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, menirukan kosakata baru, dan menanggapi cerita karena pembelajaran masih berpusat pada guru serta keterlibatan orang tua dalam kegiatan literasi belum optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan anak melalui implementasi Program Pinjam Buku Bersama Orang Tua. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis, McTaggart, dan Nixon yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B3 TK Siti Hajar 1 Kota Madiun Tahun Ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan keaktifan anak meningkat dari 26% pada prasiklus menjadi 57% pada Siklus I dan mencapai 88% pada Siklus II sehingga melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator keaktifan, yaitu kemampuan menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, menirukan kosakata baru, dan menanggapi cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi sekolah dan literasi keluarga melalui Program Pinjam Buku Bersama Orang Tua efektif meningkatkan keaktifan anak serta dapat menjadi alternatif model penguatan literasi pada pendidikan anak usia dini.
Peningkatan Literasi Finansial Siswa Kelas IV melalui Penerapan Kurikulum Cha Ching Berbasis Media Buku Porang di SDN 02 Nambangan Kidul Sisilia Ary Widayanti; Ibadullah Malawi; Sudarmiani Sudarmiani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20869

Abstract

Literasi finansial merupakan kompetensi penting yang perlu ditanamkan sejak pendidikan dasar agar peserta didik mampu mengelola keuangan secara bijak. Hasil observasi awal di kelas IV SDN 02 Nambangan Kidul menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami konsep earn, save, spend, dan donate masih rendah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi finansial melalui penerapan Kurikulum Cha-Ching berbasis media Buku Porang. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan literasi finansial, ketuntasan belajar, efektivitas pembelajaran, dan aktivitas siswa pada setiap siklus. Siswa juga semakin mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, melakukan pencatatan keuangan sederhana, serta memahami keterkaitan konsep earn, save, spend, dan donate. Dengan demikian, Kurikulum Cha-Ching berbasis media Buku Porang efektif dalam meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar.