Khafidoh
Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Implementasi Metode Rubu'iyah Dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an Di Pondok Pesantren Wafiyyul Qur'an Kudus Khafidoh; Joko Subando
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1327

Abstract

Meskipun berbagai penelitian telah membahas metode pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, kajian yang secara khusus mengkaji implementasi Metode Rubu'iyah beserta problematika dan upaya penyelesaiannya di lingkungan pondok pesantren masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Metode Rubu'iyah dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran, serta mendeskripsikan strategi penyelesaian yang diterapkan di Pondok Pesantren Tahfidz Wafiyyul Qur'an Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas pengasuh pondok, ustaz/ustazah tahfidz, dan santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam pelaksanaan Metode Rubu'iyah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Metode Rubu'iyah mampu memberikan struktur pembelajaran hafalan yang sistematis melalui pembagian target hafalan, penguatan murojaah, serta evaluasi berkala sehingga membantu meningkatkan kedisiplinan dan kualitas hafalan santri. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti perbedaan kemampuan menghafal santri, keterbatasan waktu, rendahnya motivasi pada sebagian santri, serta faktor kelelahan akibat aktivitas pesantren. Upaya yang dilakukan meliputi pendampingan intensif, penyesuaian target hafalan sesuai kemampuan individu, penguatan motivasi, serta optimalisasi kegiatan murojaah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, khususnya mengenai penerapan Metode Rubu'iyah, serta menjadi referensi praktis bagi lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan efektivitas program tahfidz. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji efektivitas Metode Rubu'iyah dengan pendekatan kuantitatif atau metode campuran pada berbagai konteks lembaga pendidikan.
Integrasi Ruh, Nafs, Akal, Ghaib, dan Fitrah dalam Pengembangan Potensi Manusia sebagai ‘Abdullah: Kajian Psikologi Pendidikan Islam Khafidoh; Siti Rohimah
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1337

Abstract

Kajian mengenai hakikat dan potensi manusia dalam perspektif Islam telah berkembang dalam diskursus pendidikan dan psikologi Islam. Namun, sebagian kajian cenderung membahas ruh, nafs, akal, ghaib, dan fitrah secara parsial, sehingga keterkaitan kelima dimensi tersebut sebagai konstruksi integratif dalam membentuk manusia sebagai ‘Abdullah belum memperoleh perhatian yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi ruh, nafs, akal, ghaib, dan fitrah sebagai potensi multidimensional manusia serta relevansinya terhadap pengembangan manusia sebagai ‘Abdullah dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data meliputi Al-Qur’an, hadis, buku-buku pemikiran Islam, literatur psikologi pendidikan Islam, dan artikel ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui analisis isi dengan tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam membentuk struktur kepribadian manusia. Ruh menjadi basis orientasi transendental, nafs merepresentasikan dinamika dorongan dan pengendalian diri, akal berfungsi sebagai instrumen berpikir dan pertimbangan moral, ghaib membangun kesadaran terhadap realitas transendental, sedangkan fitrah menjadi disposisi dasar yang mengarahkan manusia kepada pengenalan dan penghambaan kepada Allah Swt. Integrasi kelima dimensi tersebut menghasilkan kerangka psikologi pendidikan Islam yang memandang manusia secara holistik, tidak terbatas pada aspek kognitif, tetapi mencakup spiritual, moral, emosional, dan transendental. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan konseptual psikologi pendidikan Islam dengan menempatkan orientasi ‘Abdullah sebagai tujuan fundamental pengembangan potensi manusia.
Merancang Model Dan Inovasi Kurikulum Adaptif Terhadap Tantangan Abad Ke-21 di Pondok Pesantren Wafiyyu Al-Qur’an Kudus Khafidoh; Anis Tanwir Hadi
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1393

Abstract

Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan tuntutan keterampilan abad ke-21 mendorong lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan kurikulum yang adaptif tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan serta merancang model dan inovasi kurikulum adaptif berbasis pesantren modern di Pondok Pesantren Wafiyyu Al-Qur'an Kudus pada jenjang SMA/MA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kurikulum adaptif mengintegrasikan pendidikan tahfidz Al-Qur'an, kurikulum nasional, penguatan karakter Islami, keterampilan abad ke-21 (4C), literasi digital, serta pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Model ini mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kesiapan santri menghadapi tantangan global tanpa mengurangi nilai-nilai Al-Qur'an. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa kompetensi digital pendidik, keterbatasan sarana teknologi, dan perlunya pengembangan profesional guru. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum adaptif bagi pesantren modern untuk menghasilkan generasi Qur'ani yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.