Muh. Adhitya Pharawansyah M
D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEMAIN E-SPORT DI KABUPATEN LUWU TIMUR Arni Juliani; Andi Tenriola Fitri Kessi; Muhammad Akbar Salcha; Muh. Adhitya Pharawansyah M
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.60063

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan neuropati akibat kompresi saraf medianus pada pergelangan tangan yang sering terjadi akibat aktivitas berulang, postur kerja tidak ergonomis, serta durasi kerja yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala Carpal Tunnel Syndrome pada pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur dengan jumlah sampel 41 responden, menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik responden, pemeriksaan fisik menggunakan Tes Phalen, lembar observasi gerakan repetitif, serta penilaian postur kerja dengan instrumen Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square (p-value ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lama kerja (p = 0,000), masa kerja (p = 0,000), gerakan repetitif (p = 0,005), dan postur kerja (p = 0,000) dengan gejala Carpal Tunnel Syndrome pada pemain E-Sport di Kabupaten Luwu Timur. Diharapkan pemain E-Sport memperhatikan durasi bermain, melakukan peregangan secara berkala, serta menggunakan perangkat ergonomis untuk mencegah risiko CTS. Selain itu, pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan edukasi kesehatan kerja sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja pada kelompok pemain E-Sport.