Dita Oktaviani Putri
Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAYA TERIMA PUDING NASUTEL PADA IBU HAMIL KEK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARUGA Dita Oktaviani Putri; Alkhair Alkhair; Muammar Iksan; Aris Iwansyah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.60390

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih ,menjadi masalah gizi yang berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin sehingga diperlukan inovasi pangan lokal bergizi dan mudah diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan daya terima puding buah naga susu dengan penambahan telur pada tiga formula, yaitu F0 (tanpa telur), F1 (satu butir telur), dan F2 (dua butir telur). Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan deksriptif-komparatif yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Paruga,Kota Bima. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil KEK sebanyak 53 orang, sedangkan sampel yang diperoleh di lapangan sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi karena sebagian tidak memenuhi kriteria yang di tetapkan. Variabel penelitian meliputi daya terima yang diukur berdasarkan aspek rasa, warna, aroma dan tekstur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan uji hedonik dan dianalisis menggunakan uji Friedman serta uji lanjut Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan formula. Kandungan gizi dihitung menggunakan Nutrisurvey. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada aspek rasa (p=0,008), warna (p-0,004), dan aromA (p=0,006), Sedangkan tekstur tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,168). Formula 1 paling disukai pada aspek rasa, F0 pada warna dan aroma, sedangkan tekstur relatif sama pada semua formula. Secara gizi, peningkatan penambahan telur meningkatkan energi, protein, lemak, vitamin A, dan mineral dengan nilai tertinggi pada F2. Simpulan penelitian ini adalah F1 merupakan formula yang optimal.