Penyuluhan pertanian memainkan peran krusial dalam menyampaikan informasi dan inovasi, termasuk praktik pertanian ramah lingkungan dan strategi pengelolaan sumber daya alam yang efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat penggunaan dan keragaman saluran komunikasi yang digunakan petani di Kabupaten Bone Bolango, khususnya terkait informasi pertanian organik. Lokasi dipilih secara sengaja (purposive) dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian terdiri dari 3.346 rumah tangga usaha pertanian (petani padi, jagung, dan hortikultura) di Kecamatan Bulango Utara, Bulango Ulu, dan Kabila. Sampel berjumlah 76 responden, ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih melalui accidental sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dan pengumpulan data sekunder dari observasi, wawancara, tinjauan pustaka, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji korelasi Spearman. Korelasi menunjukkan bahwa penggunaan smartphone memiliki korelasi sangat signifikan dengan pengalaman petani (p value < 0.001, koefisien korelasi 0.304), yang mengindikasikan bahwa smartphone dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman petani. Oleh karena itu, strategi komunikasi penyuluhan pertanian sebaiknya difokuskan pada pemanfaatan smartphone sebagai media utama penyampaian informasi dan inovasi, didukung oleh evaluasi dan dukungan terhadap ketersediaan perangkat TIK untuk memastikan penyuluhan yang optimal, efektif, dan efisien. Kata kunci: Komunikasi, Penyuluhan, Pertanian