Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI DEODORAN SPRAY EKSTRAK DAUN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.) TERHADAP Staphylococcus epidermis Corry' Nanda Nabilla Rahmah; Nadya Ambarwati; Fajar Jamaluddin Sandhori
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 2 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i2.22239

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan suhu tinggi dan kelembapan rendah, yang menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun anting-anting (10%, 20%, 30%) terhadap karakteristik fisik sediaan deodoran spray, meliputi organoleptik, pH, homogenitas, pola semprot, waktu kering, stabilitas, viskositas, uji hedonik, dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis. Penelitian menggunakan desain eksperimental dengan tiga formula: F1 (10%), F2 (20%), dan F3 (30%). Hasil menunjukkan bahwa seluruh sediaan berbentuk cair dengan warna dan aroma yang bervariasi: F1 berwarna coklat muda beraroma lavender, F2 coklat beraroma lavender, dan F3 coklat tua dengan aroma khas anting-anting. Semua formula memiliki pH 5, sesuai standar, dan terdapat perbedaan signifikan (p = 0.010). Sediaan homogen, tanpa partikel kasar atau endapan. Pola semprot rata-rata 6 cm, waktu kering 47 detik, dan stabilitas baik. Viskositas memenuhi kriteria (56,30 ± 1,51 cps; p = 0.015). Uji hedonik menunjukkan formula F2 paling disukai oleh 30 responden berdasarkan aroma, warna, dan tekstur. Sementara itu, F3 (30%) menunjukkan aktivitas antibakteri yang paling kuat terhadap S. epidermidis.
UJI KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI DEODORAN SPRAY EKSTRAK DAUN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.) TERHADAP Staphylococcus epidermis Corry' Nanda Nabilla Rahmah; Nadya Ambarwati; Fajar Jamaluddin Sandhori
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 2 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i2.22239

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan suhu tinggi dan kelembapan rendah, yang menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun anting-anting (10%, 20%, 30%) terhadap karakteristik fisik sediaan deodoran spray, meliputi organoleptik, pH, homogenitas, pola semprot, waktu kering, stabilitas, viskositas, uji hedonik, dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis. Penelitian menggunakan desain eksperimental dengan tiga formula: F1 (10%), F2 (20%), dan F3 (30%). Hasil menunjukkan bahwa seluruh sediaan berbentuk cair dengan warna dan aroma yang bervariasi: F1 berwarna coklat muda beraroma lavender, F2 coklat beraroma lavender, dan F3 coklat tua dengan aroma khas anting-anting. Semua formula memiliki pH 5, sesuai standar, dan terdapat perbedaan signifikan (p = 0.010). Sediaan homogen, tanpa partikel kasar atau endapan. Pola semprot rata-rata 6 cm, waktu kering 47 detik, dan stabilitas baik. Viskositas memenuhi kriteria (56,30 ± 1,51 cps; p = 0.015). Uji hedonik menunjukkan formula F2 paling disukai oleh 30 responden berdasarkan aroma, warna, dan tekstur. Sementara itu, F3 (30%) menunjukkan aktivitas antibakteri yang paling kuat terhadap S. epidermidis.
Formulasi dan Uji Karakterisasi Fisikokimia Gel Ekstrak Ranting Patah Tulang (Euphorbia tirucalli) Nadya Ambarwati; Fajar Jamaluddin Sandhori; Annah Hubaedah
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i2.1525

Abstract

Euphorbia tirucalli L. twigs contain various secondary metabolites, including alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids, which have potential antibacterial activity. This study aimed to evaluate the effect of different concentrations of Euphorbia tirucalli twig extract on the physicochemical characteristics of gel formulations. Three gel formulations containing 15% (F1), 20% (F2), and 25% (F3) extract were prepared and evaluated for organoleptic properties, pH, spreadability, adhesiveness, homogeneity, and irritation potential. Quantitative data were analyzed using One-Way ANOVA at a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed that all formulations produced homogeneous, semi-solid gels with a soft texture and did not cause skin irritation. The pH values ranged from 5.14 ± 0.193 to 5.67 ± 0.011, which were within the physiological skin pH range. The spreadability values ranged from 5.08 ± 0.310 to 5.19 ± 0.209 cm, meeting the acceptable criteria for topical gel preparations. All formulations exhibited good adhesiveness, with adhesion times exceeding 4 seconds (4.45 ± 1.673 to 4.46 ± 1.075 seconds). Statistical analysis indicated that variations in extract concentration had no significant effect on pH, spreadability, adhesiveness, homogeneity, or irritation parameters, with all p-values greater than 0.05. However, increasing extract concentration resulted in a visually darker gel color. In conclusion, all gel formulations fulfilled the physicochemical requirements for topical preparations, and extract concentrations ranging from 15% to 25% did not significantly affect the physicochemical characteristics of the gel, indicating their potential for further development as a natural topical dosage form.