Anjasmara Essa Sujana
Universitas Pendidikan Nasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja dan Persepsi Masyarakat terhadap Efektivitas Sistem Drainase di Kawasan Rawan Banjir Jalan Plawa, Kelurahan Baler Bale Agung, Jembrana, Bali I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa; Anjasmara Essa Sujana; Irma Suryanti; I Ketut Nuraga
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0144-154

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap efektivitas sistem drainase di kawasan rawan banjir Jalan Plawa, Kelurahan Baler Bale Agung, Kabupaten Jembrana, Bali. Banjir dan genangan yang terjadi secara berulang tidak hanya berdampak pada kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan dominasi kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 40 responden, wawancara mendalam, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap sistem drainase sangat tinggi (93,75% kategori "Sangat Paham"), namun tidak diikuti oleh tingkat kepedulian yang memadai (67,00% kategori "Jarang"). Uji korelasi Spearman menghasilkan nilai rs = -0,438 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan cukup, mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan (knowledge-action gap). Penilaian kinerja fisik drainase menunjukkan variasi antarsegment dengan segmen hilir memiliki kondisi terburuk (nilai total 35) yang memerlukan tindakan rehabilitatif. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi meliputi pengalaman langsung terhadap banjir, anggapan bahwa pemeliharaan drainase adalah tanggung jawab pemerintah, keterbatasan waktu masyarakat, serta lemahnya penggerak partisipasi dari tokoh masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan terintegrasi antara perbaikan infrastruktur fisik dan penguatan kelembagaan partisipatif berbasis komunitas.