Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Stabilitas Timbunan Oprit Jembatan Menggunakan Dinding Penahan Tanah dan Bored Pile pada Kondisi Tanah Lunak Dea Maharanie; Syahril Syahril
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0237-247

Abstract

Oprit jembatan pada kondisi tanah lunak rentan terhadap ketidakstabilan lereng, penurunan konsolidasi yang berlebih. Penelitian ini menganalisis perencanaan oprit Jembatan Cicangor Hilir, Karawang, yang berada di atas lapisan tanah lunak. Penyelidikan tanah pada empat titik bor (BH-01 hingga BH-04) menunjukkan lapisan tanah lempung lunak setebal 4–6 meter dan tanah keras ditemukan pada kedalaman 4-18 meter. Parameter tanah dari uji SPT dan pengujian laboratorium digunakan sebagai dasar analisis. Pada kondisi tanpa perkuatan, analisis stabilitas menunjukkan bahwa faktor keamanan terhadap guling, geser, daya dukung, dan stabilitas global tidak memenuhi persyaratan minimum, baik untuk kondisi statis maupun gempa. Kondisi ini mengharuskan penerapan sistem perkuatan berupa dinding penahan tanah beton kantilever yang dikombinasikan dengan bored pile berdiameter 600 mm pada oprit sisi Abutmen 1 (Oprit A1). Stabilitas internal dianalisis menggunakan perangkat lunak ASDIP, sedangkan stabilitas global dievaluasi dengan metode elemen hingga pada program PLAXIS model tanah Soft Soil. Setelah perkuatan diterapkan, seluruh kriteria keamanan terpenuhi: faktor keamanan terhadap guling ≥ 2, geser ≥ 1,5, daya dukung ≥ 3, dan stabilitas global ≥ 1,5 untuk kondisi statis serta ≥ 1,1 untuk kondisi gempa. Penurunan konsolidasi tercatat sebesar 0,071 m (S100%), masih dalam batas toleransi 10 cm. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi dinding penahan tanah kantilever dan bored pile Ø600 mm efektif meningkatkan stabilitas oprit pada kondisi tanah lunak di lokasi tersebut.