Penelitian ini mengisi kesenjangan dalam literatur yang masih terbatas dalam mengkaji secara simultan peran inovasi produk dan strategi distribusi dalam membangun keunggulan bersaing, khususnya pada perusahaan industri pengolahan yang berorientasi ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi produk dan strategi distribusi terhadap keunggulan bersaing di pasar ekspor dengan studi kasus pada PT Boga Makmur Gracia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk dan strategi distribusi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing (F = 27,50; p < 0,001). Secara parsial, inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing (? = 0,215; t = 2,104; p < 0,05), namun kontribusinya relatif lebih kecil. Sementara itu, strategi distribusi memiliki pengaruh positif yang lebih kuat dan dominan (? = 0,541; t = 2,356; p < 0,05). Model penelitian mampu menjelaskan 65,3% variasi keunggulan bersaing (R² = 0,653). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun inovasi produk tetap penting sebagai sumber diferensiasi, strategi distribusi memiliki peran yang lebih krusial dalam meningkatkan keunggulan bersaing di pasar ekspor. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan inovasi produk secara berkelanjutan dengan penguatan jaringan distribusi dan kemitraan logistik strategis untuk mencapai keunggulan bersaing yang berkelanjutan.