This Author published in this journals
All Journal Sewagati
Dhany Arifianto
Program Studi Teknologi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan kesehatan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi Masyarakat Melalui Seminar Awam Kanker Serviks dan Prostat di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Ahmad Ridhoi; Muhammad Rifqi Nur Ramadani; Edwin Nugroho Njoto; Dhany Arifianto; Yuri Pamungkas; Zain Budi Syulthoni
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9147

Abstract

Kanker serviks dan kanker prostat merupakan penyebab morbiditas utama di Indonesia yang seringkali terlambat dideteksi akibat rendahnya literasi kesehatan serta hambatan psikologis berupa rasa takut dan tabu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran deteksi dini civitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui pendekatan promotif yang komprehensif. Metode pelaksanaan meliputi penyelenggaraan seminar awam kesehatan reproduksi yang menghadirkan pakar Onkologi Ginekologi dan Urologi, serta diintegrasikan dengan layanan pendaftaran skrining on-site gratis. Evaluasi efektivitas program dilakukan menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test terhadap 91 responden. Hasil analisis menunjukkan dampak positif yang signifikan, dengan peningkatan skor pengetahuan kumulatif sebesar 21% dan skor sikap sebesar 26%. Strategi integrasi layanan terbukti sukses menjembatani kesenjangan perilaku, di mana 100% peserta menyatakan niat melakukan skrining dan 73,3% di antaranya langsung mendaftar pemeriksaan HPV DNA dan PSA di lokasi kegiatan. Selain itu, media komunikasi berbasis komunitas (WhatsApp) teridentifikasi sebagai saluran promosi paling efektif menjangkau kelompok usia risiko tinggi. Disimpulkan bahwa model edukasi berbasis pakar yang disertai akses layanan langsung merupakan strategi intervensi yang efektif untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan kanker.