Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sinergi Program Desa Bebas Stunting Dan Edukasi Masyarakat Dalam Kesehatan Reproduksi Untuk Mencegah HIV/AIDS Glorya Pearl Laurensia Rompas; Atong Nazarius; Ida Bagus Suryanatha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (MANTAP) Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (Jurnal Mantap)
Publisher : Redtech Putra Benua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia, dengan stunting dan HIV/AIDS sebagai dua isu utama yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Stunting berdampak pada pertumbuhan fisik, kognitif, serta produktivitas anak di masa depan, sementara HIV/AIDS menyerang sistem kekebalan tubuh dan banyak terjadi pada usia remaja dan produktif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting serta pencegahan HIV/AIDS melalui pendekatan edukatif partisipatif. Metode penyuluhan dilakukan dengan ceramah, diskusi, serta penggunaan media visual berupa leaflet, poster, dan presentasi. Sosialisasi stunting dilaksanakan di Posyandu Desa Takaras dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sedangkan edukasi HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi dilaksanakan di SMP Negeri 2 Manuhing dengan sasaran siswa-siswi remaja. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, ditandai dengan partisipasi aktif dalam bertanya dan kemampuan menjelaskan kembali materi yang diterima. Penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulannya, sinergi program Desa Bebas Stunting dan edukasi HIV/AIDS mampu mendorong terwujudnya masyarakat sehat, produktif, serta berdaya saing sebagai dasar pembangunan manusia Indonesia yang unggul.
Implementasi Program KKN Bidang Pendidikan Melalui Kegiatan Mengajar dan Pembuatan Pojok Baca di Desa Takaras Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas Rahmat Khairudin; Elenchi; Gladys Amanda; Enjelika Habibah; Ida Bagus Suryanatha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (MANTAP) Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (Jurnal Mantap)
Publisher : Redtech Putra Benua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata / KKN) is a form of student service to the community that integrates elements of education, research, and community engagement. The KKN program in Takaras Village, Manuhing Sub-district, Gunung Mas Regency, focused on the education sector with two main activities: teaching at various school levels and establishing a Reading Corner (Pojok Baca) at SD Negeri Takaras. This program aimed to improve the quality of learning, develop students’ skills, and foster reading interest from an early age. The implementation was carried out through observation, planning, implementation, and evaluation stages. The results showed an increase in learning motivation, student participation, and literacy culture in schools, particularly after the Reading Corner was inaugurated. Overall, the program demonstrates that collaboration between students, teachers, and the community can have a positive impact on the development of education in rural areas.
Penanaman Bibit Jagung sebagai Upaya Ketahanan Pangan dalam Program Desa Mandiri Pangan di Desa Takaras, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas Asul Azis Ansyarullah; Dendy; Ida Bagus Suryanatha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (MANTAP) Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (Jurnal Mantap)
Publisher : Redtech Putra Benua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata / KKN) is a form of student engagement aimed at contributing to village development through empowerment activities. This article reports the implementation of the food self-sufficiency program in Takaras Village, Manuhing Sub-district, Gunung Mas Regency, by cultivating corn seeds on village land. The program was carried out collaboratively by students, local government officials, the village security officer (Bhabinkamtibmas), and the community. The method included preparation through land identification and socialization, collective planting activities, technical assistance, and monitoring of crop growth. The results showed positive responses from the community and indicated that the planted corn grew well, reflecting the fertility of local land and the effectiveness of collective efforts. The involvement of Bhabinkamtibmas not only strengthened security but also provided motivation and technical support, ensuring continuity of the program. This activity has proven to increase local food availability, foster community participation, and potentially support economic development through future diversification of corn-based products. Overall, the corn planting program demonstrates that student- community collaboration can be an effective strategy to strengthen the Desa Mandiri Pangan initiative and promote sustainable food security at the village level