Wa Ode Yuliastri
Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Efektivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa (L.) A. Chev.) dan Daun Majapahit (Crescentia cujete L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Atika Rusman; Wa Ode Yuliastri; Bai Athur Ridwan
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.173

Abstract

Penyakit infeksi merupakan penyebab utama tingginya angka kesakitan dan angka kematian yang disebabkan olehmikroorganisme seperti bakteri yaitu Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah penelitianeksperimental yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol daun andong merah(Cordyline fruticosa (L.) A. Chev.) dan daun majapahit (Crescentia cujete L.) yang diperoleh di Desa Ranooha Lestari,Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis ujistatistik non parametrik yaitu uji Kruskal-Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikasiyaitu P < 0,05. Hasil pengujian skrining fitokimia ekstrak etanol daun andong merah dan daun majapahit positifmengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Berdasarkan hasil pengujian antibakteri kombinasiekstrak etanol daun andong merah dan majapahit dengan perbandingan konsentrasi 50% : 25% terbukti dapatmenghambat pertumbuhan bakteri dengan diameter zona hambat 10,3 mm yang tergolong sedang pada bakteri S. aureusdan 13,4 mm yang tergolong kuat pada bakteri E.coli. Akan tetapi kombinasi ekstrak etanol daun andong merah dan daun majapahit belum efektif sebagai antibakteri dikarenakan nilai keefektifannya < 50% dari perbandingan dengan nilai kontrol positif ciprofloxacin.
Peran Tenaga Farmasi Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan Ria Wahyuningsih; Wa Ode Yuliastri; La Ode Ali Hanafi
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.347

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung yang bertanggung jawab kepada pasien berkaitan dengan sediaan farmasi untuk mencapai hasil yang pasti demi meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan minum obat hubungan peran tenaga farmasi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis hubungan peran tenaga farmasi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenispenelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk analisis univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 224 responden dengan jumlah sampel yaitu 71 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan cara memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini dari 71 responden menunjukan yaitu Ada hubungan signifikan pelayanan infotmasi obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Ada hubungan signifikan pengelolaan obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Tidak ada hubungan signifikan komunikasi informasi dan edukasi dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diharapkan agar meningkatan Infrastruktur dan Sumber Daya nvestasikan dalam peningkatan infrastruktur dan sumber daya yang mendukung pelayanan kefarmasian. Ini bisa mencakup fasilitas yang memadai, alat komunikasi, dan akses ke informasi dan bahan edukasi terbaru
Uji Aktivitas Gastroprotektif Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheuma cottoni) Pada Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Aspirin Yusri Indah H. Muh Sale; Wa Ode Yuliastri; Jastria Pusmarani
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.426

Abstract

Gastroprotektif merupakan kemampuan faktor endogen tertentu untuk melindungi mukosa lambung. gastroprotektiftergantung pada keseimbangan antara mekanisme agresif dan defensif dan dalam keberhasilan pengobatan (tukak lambung, komplikasi gastrointestinal atas). Salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah rumput laut merah (Eucheuma cottoni). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas gastroprotektif ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni) pada mencit (Mus musculus). Jenis penelitian ini adalah analitik eksperimental. Sampel diekstraksimenggunakan metode maserasi. Skrining metabolit sekunder terhadap alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Uji pendahuluan dosis penginduksi untuk menentukan dosis optimal. Pengujian aktivitas gastroprotektif dengan menggunakan kontrol positif (sukralfat dosis 500 mg/5 ml), kontrol negatif (Na.CMC 0,5%), kontrol induksi (aspirin dosis 1000 mg/kgBB), serta 3 kontrol perlakuan suspensi rumput laut merah dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB. Jenis analisis data menggunakan uji Krusal Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni). memiliki aktivitas gastroprotektif pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi aspirin menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rumput laut merah dapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan akibat penginduksi aspirin menunjukkan nilai signifikan p = 0,001<0,05. Ekstrak rumput laut (Euchuma cottoni) dengan dosis 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB efektif memberikan aktivitas gastroprotektif yang sebanding dengan sukralfat yang dilihat dari skor ulkus yakni 100%. Sebaikanya perlu dilakukan uji toksisitas yang mungkin timbul akibat ekstrak rumput laut merah (Euchuma cottoni)