This Author published in this journals
All Journal Statika
Sahrul Hasian Farizi Rambe
Universitas Graha Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PELAT LANTAI BONDEK TERHADAP PELAT LANTAI KONVENSIONAL KONVENSIONSIONAL PADA GEDUNG DUA LANTAI DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Sahrul Hasian Farizi Rambe; Julianto Lubis; Ferawati Artauli Hasibuan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1834

Abstract

Dimasa kini banyak terdapat pekerjaan pembangunan gedung berbagai tipe dan ukuran, begitu juga tidak terlepas dari rencana anggaran biaya yang bervariasi untuk setiap bangunan yang direncankan. Tugas akhir perbandingan ini bertujuan untuk mendapatkan selisih Perbandingan Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pelat Lantai Bondek Terhadap Pelat Lantai Konvensional Konvensionsional Pada Gedung Dua Lantai Di Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini pelaksanaannya diawali dengan mengumpulkan data kualitatif mengambil data dengan cara survey lapangan, perhitungan, serta mengumpulkan data terkait, kemudian mengumpulkan data dengan cara kuantitatif yaitu mencari sumber data berupa tulisan dan jurnal terkait, setelah data dikumpulkan selanjutnya data diolah dengan cara menghitung volume pekerjaan, selanjutnya dilakukan analisa pada setiap harga dan item pekerjaan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total biaya pekerjaan pelat lantai konvensional adalah sebesar Rp 84.129.841,1 sedangkan total biaya pekerjaan pelat lantai bondek adalah sebesar Rp 95.207.567,4. Dengan demikian, terdapat selisih biaya sebesar Rp 11.077.726,3. Dimana pelat lantai konvensional lebih ekonomis dibandingkan pelat lantai bondek. Adapun waktu pelaksanaan untuk pekerjaan pelat bondek selama 5 hari sedangkan pelat konvensional selama 13 hari sehingga selisih waktu pelaksanaan diperoleh selama 8 hari.