Mufadhdhal, Mufid
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kriteria Penerima Beasiswa Pendidikan bagi Anak Yatim dan Dhuafa pada LAZNAS PYI: Perspektif Good Zakat Governance Mufadhdhal, Mufid; Salsabiil Fadhilah, Jehaan Devanya; Saraswati, Niken; Farhana Muslim, Hamia; Ramadhan, Muhammad Syafrie
JIES : Journal of Islamic Economics Studies Vol. 7 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jies.v7i2.11976

Abstract

Penelitian ini menganalisis kriteria dan mekanisme seleksipenerima beasiswa pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa padaLAZNAS PYI Yatim dan Zakat. Dengan pendekatan kualitatif studikasus tunggal, data dikumpulkan melalui wawancara mendalamsemi-terstruktur terhadap empat informan kunci, dilengkapi analisisdokumentasi pedoman operasional dan laporan program. Temuanmenunjukkan bahwa LAZNAS PYI menerapkan filosofi “YatimBuilding” yang menempatkan pendidikan sebagai investasi modalmanusia jangka panjang, bukan sekadar bantuan konsumtif. Kriteriaseleksi mencakup enam dimensi: status yatim atau dhuafa, kondisiekonomi keluarga, kerentanan pendidikan, rentang usia masuk(TK–kelas 5 SD), kondisi psikologis, dan persetujuan keluarga.Evaluasi melalui kerangka Good Zakat Governance (GZG)mengonfirmasi bahwa praktik LAZNAS PYI memenuhi prinsipakuntabilitas, transparansi, kepatuhan syariah, dan pemberdayaanmustahik berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modelseleksi berlapis ini merepresentasikan paradigma zakat produktifyang berorientasi pada pemutusan rantai kemiskinan antargenerasimelalui intervensi pendidikan yang sistematis. This study examines the criteria and selection mechanisms governingeducational scholarship recipients for orphaned (yatim) and economicallydisadvantaged (dhuafa) children at LAZNAS PYI Yatim dan Zakat, a nationallyrecognized zakat institution in Indonesia. Employing a qualitative single casestudy design, data were gathered through semi-structured in-depth interviews with four institutional informants, supplemented by documentary analysis ofoperational guidelines and program reports. The findings demonstrate thatLAZNAS PYI operationalizes a distinctive “Yatim Building” philosophy, whichreframes zakat-based education as a long-term human capital investment — adeliberate departure from conventional consumptive charity models. Theselection framework integrates six criteria: orphan or dhuafa status, familyeconomic condition, educational vulnerability, age eligibility (early childhood toGrade 5), psychological readiness, and legal family consent. Analysis against theGood Zakat Governance (GZG) framework confirms institutional alignment withthe principles of accountability, transparency, sharia compliance, andsustainable mustahik empowerment. This study concludes that structured,multi-layered recipient selection constitutes not merely an administrativeprocedure, but a fundamental manifestation of amanah and institutionalaccountability in breaking the intergenerational poverty cycle throughsystematic educational intervention.