ASDAR NASIP
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemikiran Ekonomi Islam Abad V Hijriah: Analisis Komparatif Ibnu Maskawaih, Al-Mawardi, Al-Ghazali, dan Ibnu Hazm ASDAR NASIP
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 02 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i02.513

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam pada abad V Hijriah (XI Masehi) merupakan fase penting dalam perkembangan intelektual Islam yang menempatkan aktivitas ekonomi dalam kerangka etika, hukum, dan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif dan integratif pemikiran ekonomi Ibnu Maskawaih, Al-Mawardi, Al-Ghazali, dan Ibnu Hazm serta relevansinya terhadap tantangan ekonomi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan dengan analisis isi terhadap karya-karya klasik dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Maskawaih menekankan pembentukan akhlak sebagai fondasi perilaku ekonomi; Al-Mawardi menegaskan peran negara dalam menjamin keadilan distribusi dan kesejahteraan publik; Al-Ghazali mengaitkan aktivitas ekonomi dengan niat, integritas moral, dan keberkahan; sedangkan Ibnu Hazm menyoroti pentingnya konteks sosial dan budaya dalam penerapan prinsip ekonomi Islam. Sintesis pemikiran keempat tokoh tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Islam bersifat holistik, mengintegrasikan dimensi etika, sosial, spiritual, dan institusional. Temuan ini menegaskan relevansi pemikiran ekonomi Islam klasik sebagai landasan konseptual dalam membangun sistem ekonomi yang adil, beretika, dan berkelanjutan di era kontemporer.
Dilema Formil dan Substantif: Rekonseptualisasi Perbankan Syariah Menuju Nilai Ekonomi Islam yang Autentik Asdar Nasip
Jurnal Al-Istishna Vol. 3 No. 01 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v3i01.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah perbankan syariah telah menjadi perbankan syariah sesungguhnya ditinjau dari kesesuaian antara konsep ideal dan praktik operasionalnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang mengombinasikan studi kepustakaan (library research) dengan wawancara semi-terstruktur sebagai data pendukung. Data diperoleh dari literatur ilmiah, regulasi, fatwa, serta wawancara dengan nasabah dan praktisi perbankan syariah, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara formal, perbankan syariah telah memenuhi ketentuan syariah melalui penggunaan akad yang sesuai dan pengawasan lembaga terkait. Namun secara substantif, masih terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, yang terlihat dari dominasi akad murabahah dibandingkan akad berbasis bagi hasil serta rendahnya pemahaman nasabah terhadap prinsip syariah. Selain itu, penerapan maqashid syariah seperti keadilan distribusi dan kesejahteraan belum sepenuhnya terwujud dalam praktik operasional. Oleh karena itu, perbankan syariah saat ini belum sepenuhnya dapat dikatakan sebagai perbankan syariah sesungguhnya karena masih menitikberatkan aspek formal dibandingkan implementasi nilai-nilai syariah secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pengembangan perbankan syariah ke depan.
Kajian Takhrij dan Validitas Hadis tentang Zakat dan Sedekah dalam Perspektif Ilmu Hadis Asdar Nasip
Jurnal Al-Istishna Vol. 3 No. 01 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v3i01.595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas hadis tentang zakat dan sedekah melalui pendekatan takhrij dalam perspektif ilmu hadis. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya memastikan keotentikan dalil yang menjadi landasan praktik filantropi Islam, mengingat zakat dan sedekah memiliki peran strategis dalam sistem ekonomi dan sosial umat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui penelusuran sumber hadis dalam kitab muktabar serta literatur ilmu hadis. Proses takhrij dilakukan dengan mengidentifikasi letak hadis, menelusuri jalur periwayatan, serta menilai kualitas hadis berdasarkan kaidah ilmu hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat Sahih Muslim No. 2588 tentang zakat dan sedekah memiliki derajat sahih berdasarkan analisis sanad dan matan. Seluruh perawi dalam rantai sanad dinilai kredibel oleh ulama jarh wa ta'dil, sanad bersambung (muttashil), serta matan selaras dengan prinsip Al-Qur'an. Melalui pendekatan i'tibar, hadis ini juga diperkuat oleh riwayat lain yang semakna, sehingga dapat dijadikan hujjah dalam penetapan hukum dan praktik keagamaan. Kajian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam penguatan pemahaman keagamaan serta praktik ekonomi Islam yang berbasis pada sumber yang sahih dan terpercaya.