Esli Zuraidah Siregar
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Besi Dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Sipange Julu, Tapanuli Selatan Nur Hasanah Hasibuan; Anas Habibi Ritonga; Esli Zuraidah Siregar
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the empowerment of blacksmith communities in promoting community economic development based on local wisdom in Sipange Julu Village, Sayur Matinggi District, South Tapanuli Regency. This research employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that community empowerment was carried out through strengthening human resource capacity and business networks, which improved the skills, productivity, and market access of blacksmith artisans. Furthermore, the implementation of local wisdom, including local knowledge and skills, local values, and the utilization of local resources, played an important role in maintaining the sustainability of the blacksmith industry while improving community welfare. The study concludes that the synergy between community empowerment and the preservation of local wisdom can effectively promote sustainable community economic development. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat pengrajin besi dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal di Desa Sipange Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan jaringan usaha yang mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta akses pemasaran para pengrajin. Selain itu, penerapan kearifan lokal yang meliputi pengetahuan dan keterampilan lokal, nilai-nilai lokal, serta pemanfaatan sumber daya lokal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha kerajinan besi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pemberdayaan masyarakat dan pelestarian kearifan lokal mampu mendorong pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
UMKM dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Perdesaan: Studi Empiris di Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal Asmarida Asmarida; Replita Replita; Esli Zuraidah Siregar
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in improving the economic welfare of the community in Bintuas Village, Natal District, Mandailing Natal Regency. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving MSME owners and community members working in salted fish processing businesses. The findings indicate that MSME actors play a positive role in increasing community income by providing employment opportunities and sources of income. The increase in income enables community members to meet their daily needs, including education, healthcare, housing, and transportation. The welfare conditions of employees also show positive development, as reflected in increased income and improved ability to fulfill household needs. However, community income remains relatively unstable because salted fish processing activities are affected by weather conditions, the availability of fish catches, and the drying process. Therefore, improving product quality and diversifying processed fish products are needed to increase and stabilize community income in a sustainable manner. This study demonstrates that salted fish processing MSMEs make an important contribution to improving the economic welfare of the community in Bintuas Village. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Bintuas Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM dan masyarakat yang bekerja pada usaha pengolahan ikan asin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki peran positif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan dan sumber penghasilan bagi masyarakat. Peningkatan pendapatan tersebut memberikan kemampuan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan transportasi. Kondisi kesejahteraan karyawan juga mengalami perkembangan yang cukup baik, ditandai dengan meningkatnya pendapatan serta kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, pendapatan masyarakat belum sepenuhnya stabil karena kegiatan pengolahan ikan asin dipengaruhi oleh kondisi cuaca, ketersediaan hasil tangkapan, dan proses pengeringan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kualitas dan diversifikasi produk agar UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara lebih stabil dan berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM pengolahan ikan asin memiliki kontribusi penting terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Bintuas.