Abdul Rahman
Universitas Negeri Makassar, Makassar, 90223, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Peran Mahasiswa KKN dalam Mendukung Pembangunan Desa Berbasis Potensi Lokal Hastuty Hastuty; Rusli Rusli; Ansari Saleh Ahmar; Abdul Rahman; Andika Saputra
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4358

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa yang berfungsi menjembatani ilmu pengetahuan perguruan tinggi dengan realitas kehidupan masyarakat, khususnya di desa, serta menjadi strategi penting dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan. Artikel ini membahas upaya optimalisasi peran mahasiswa KKN di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, dengan fokus pada pemanfaatan potensi lokal. Pelaksanaan KKN dimulai dengan tahap observasi, dilanjutkan dengan presentasi di hadapan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), aparat kelurahan, dan tokoh masyarakat. Program kerja mahasiswa difokuskan pada tiga aspek utama. Pertama, digitalisasi desa melalui pengembangan Website Kelurahan Lemoe. Kedua, pengembangan produk lokal, berupa inovasi olahan daun kelor menjadi Snack Bar Bergizi serta pemanfaatan jambu mete, menjadi Selai Jambu Mete. Ketiga, program kemasyarakatan, mencakup sosialisasi “Lingkungan Sekolah Sehat Bebas Perundungan”, seminar hukum bertema “Kenali dan Identifikasi Tanahmu”, serta berbagai kegiatan sosial seperti senam bersama dan partisipasi dalam perayaan 17 Agustus. Hasil dari pelaksanaan KKN ini memberikan kontribusi nyata berupa peningkatan kapasitas aparatur kelurahan dan masyarakat, serta melahirkan produk bernilai ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan adanya dukungan penuh dari aparat kelurahan serta partisipasi aktif masyarakat, KKN berfungsi sebagai sarana pengabdian yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing desa berbasis sumber daya yang dimilikinya.