Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Lintasan Penerbangan untuk Efisiensi dan Keberlanjutan Perusahaan Penerbangan: Sebuah Tinjauan Sistematis Astri Rumondang Banjarnahor; Juliater Simarmata; Yulianti Keke; L Denny Siahaan; Anindita Galuh Wardhani; Deni Agus Kurniawan; Muhajir Akbar
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 2 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i2.2416

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan optimisasi lintasan penerbangan dengan fokus pada penerbangan sipil dalam konteks manajemen lalu lintas udara dan trajectory-based operation. Tinjauan literatur sistematis dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020 terhadap 51 artikel yang teridentifikasi melalui basis data Scopus. Studi yang tidak relevan dengan domain optimasi lintasan penerbangan sipil seperti pemasaran, brand, kepemimpinan, komunikasi nirkabel murni tanpa implikasi lintasan, maupun spacecraft dikeluarkan pada tahap penyaringan. Sebagian kecil kajian Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dipertahankan jika secara eksplisit membahas pengelolaan lintasan yang dapat ditransfer ke operasi penerbangan sipil. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Performance-Based Navigation (PBN) dan Automatic Dependent Surveillance–Broadcast (ADS-B) diasosiasikan dengan peningkatan presisi lintasan serta potensi penurunan konsumsi bahan bakar dan emisi CO₂. Continuous Climb Operations (CCO) dan Continuous Descent Operations (CDO) berkontribusi terhadap pengurangan fuel burn, emisi CO₂/NOx, dan kebisingan di sekitar bandara dalam berbagai konteks operasional. Integrasi trajectory-based operations dengan Air Traffic Flow Management menunjukkan kecenderungan untuk meningkatkan prediktabilitas jadwal dan mengurangi delay pada tingkat jaringan. Pemetaan bukti disajikan melalui kerangka teknologi–indikator kinerja (fuel burn, emisi, waktu tempuh, delay, kebisingan), yang juga menyoroti keterbatasan bukti empiris pada konteks negara berkembang. Temuan ini memberikan dasar analitis bagi pengembangan kebijakan dan agenda riset lanjutan mengenai efisiensi dan dekarbonisasi penerbangan sipil.
Digital Transformation as a Structural Enabler of Zero-Carbon Mobility: A Practice Perspective from Emerging Economies Astri Rumondang Banjarnahor; Juliater Simarmata
Pelita : Jurnal Penelitian, Terapan dan Aplikatif Vol. 2 No. 3 (2025): Pelita Journal October 2025
Publisher : Baca Dulu Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70550/pelita.v2i3.203

Abstract

This research aims to explain how digital transformation plays a role as a structural enabler in accelerating the transition to zero-carbon mobility. This study examines the real-world practices of digital technology adoption in the sustainable transportation sector by highlighting how industry actors are navigating the challenges of decarbonization, governance, and cross-sector collaboration. This study uses a practice perspective approach, which emphasizes analysis of the empirical practices of industry players, regulators, and digital service providers. Two main case studies—Gojek and Blue Bird Group—were selected to illustrate the strategic implementation of digitalization through route optimization, fleet electrification, predictive maintenance systems, and the use of real-time telematics. The analysis was carried out qualitatively based on secondary data triangulation and literature synthesis. The results show that digitalization significantly reduces carbon intensity and improves operational efficiency, but is still faced with obstacles in the form of infrastructure inequality, initial investment costs, and digital literacy gaps. The success of the green mobility transition is proven to depend on the synergy between technological innovation, digital governance, and multi-stakeholder collaboration. These findings provide strategic implications for policymakers and industry players to design digital policies and ecosystems that are inclusive, data-driven, and aligned with the Net Zero Emission 2060 agenda. The study also expands the literature by showing how digitalization integration can strengthen sustainability capabilities in the context of emerging economies