p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Investasi Islam
Nur Islamiyah
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM BAGI HASIL PADA KERJA SAMA PEMELIHARAAN (GADUH) SAPI DI DESA LIPRAK KULON KABUPATEN PROBOLINGGO Nur Islamiyah; Moh. Abd. Rahman
Jurnal Investasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Investasi Islam (In Press)
Publisher : LP2M Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jii.v7i1.2287

Abstract

Mayoritas masyarakat Desa Liprak Kulon berprofesi sebagai petani dan peternak sapi. Kondisi lingkungan yang asri, mendukung pemeliharaan sapi relatif mudah dilakukan. Namun, tidak semua masyarakat mampu membeli sapi karena keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, sistem gaduh sapi menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memelihara sapi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan sistem bagi hasil pada pemeliharaan (gaduh) sapi di Desa Liprak Kulon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang memanfaatkan catatan wawancara dan observasi yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian bagi hasil pada sistem kerja sama pemeliharaan (gaduh) sapi di Desa Liprak Kulon Kabupaten Probolinggo dilakukan secara lisan yang berasaskan kepercayaan antara kedua belah pihak tanpa adanya perjanjian tertulis. Sistem bagi hasil pada kerja sama ini, dilakukan dengan dua cara yaitu bagi hasil pembagian anak sapi secara bergantian dan bagi hasil pembagian anak sapi secara bergantian+bagi hasil penjualan. Dalam bagi hasil penjualan, keuntungan yang dihasilkan dibagi sesuai persentase keuntungan yang telah disepakati di awal kontrak yaitu 50:50 dan termasuk sistem bagi hasil profit sharing. Konsep bagi hasil yang dilakukan dalam kerja sama gaduh sapi ini, sesuai dengan konsep mudharabah dan syariat Islam.
DIGITALISASI PERBANKAN DAN DISTRIBUSI PRODUKTIF TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO DAN KECIL MENENGAH PERIODE 2023–2026 Moh. Abd. Rahman; Nur Islamiyah; Abd. Aziz; Nurul Fadila
Jurnal Investasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Investasi Islam (In Press)
Publisher : LP2M Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jii.v7i1.2331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi perbankan dan distribusi kredit produktif terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia pada periode 2023-2026. Perkembangan pesat teknologi digital di sektor perbankan telah memperkenalkan berbagai layanan keuangan digital yang mempermudah akses pembiayaan, transaksi, dan manajemen keuangan bagi UMKM. Sementara itu, kredit produktif berperan sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kapasitas bisnis, produktivitas, daya saing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksploratif. Sampel terdiri dari 200 pemilik UMKM yang menggunakan perbankan digital. Layanan dan menerima pinjaman produktif dari lembaga perbankan di seluruh Indonesia. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Analisis regresi didukung oleh perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi perbankan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, berkontribusi sebesar 38,4% terhadap peningkatan kinerja. Distribusi kredit produktif juga memiliki dampak positif dan signifikan, berkontribusi sebesar 42,7%. Secara simultan, kedua variabel tersebut menjelaskan 68,5% varians dalam kinerja UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akses terhadap layanan perbankan digital dan optimalisasi program kredit produktif dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan. Studi ini memberikan implikasi bagi para pembuat kebijakan, lembaga perbankan, dan pelaku bisnis dalam merumuskan strategi untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional dan meningkatkan kinerja UMKM.