Meli Fauziah
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Campur Kode Dalam Lirik Lagu “No Where” (Loco Feat.Feby Putri) Siti Aisah; Meli Fauziah
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2363

Abstract

Fenomena Campur Kode pada lirik lagu “No Where” (Loco Feat. Feby Putri) sebagai manifestasi bahasa dalam interaksi sosial dan karya seni di era globalisasi dan digitalisasi. Campur kode, didefinisikan sebagai penggunaan kata, frasa, atau komponen linguistik lainnya dari satu bahasa ke bahasa lain untuk memperluas gaya atau keragaman bahasa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji bagaimana bentuk-bentuk Campur Kode, faktor-faktor penyebab terjadinya Campur Kode, serta fungsi dan maknanya dalam lirik lagu berdasarkan teori Interaksionisme Simbolik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan pendekatan analisis teks (studi sosiolinguistik), data dikumpulkan melalui teknik membaca, mendengarkan, dan mencatat lirik lagu, lalu dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 24 elemen campur kode dalam lirik lagu tersebut, yang terbagi dalam bentuk kata (12 kemunculan), klausa (9 kemunculan), dan frasa (3 kemunculan). Faktor-faktor penyebab utamanya meliputi kebutuhan akan ekspresi artistik yang kuat, dampak globalisasi dalam musik (R&B dan hip-hop), identitas dan gaya artistik musisi, serta motif untuk menjangkau pendengar multibahasa. Dari sudut pandang Interaksionisme Simbolik, Campur Kode berfungsi sebagai simbol sosial yang merepresentasikan identitas artistik Loco (Korea) dan Feby Putri (Indonesia), sekaligus menciptakan makna afektif yang lebih mudah dipahami secara luas oleh audiens internasional (melalui Bahasa Inggris), sehingga lirik lagu menjadi medium interaksi sosial yang kompleks dan penuh makna.
PRAKTIK BILINGUALISME DALAM SINIAR PUELLA ID: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK PADA TUTURAN CINTA LAURA DAN MAUDY AYUNDA Intan Savitri; Meli Fauziah
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.113065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk alih kode dan campur kode, faktor penyebab, serta fungsi dan tujuan sosialnya dalam siniar PUELLA ID yang menampilkan Cinta Laura dan Maudy Ayunda sebagai penutur bilingual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data dikumpulkan melalui teknik simak, catat, rekam serta penelitian literatur dengan teknik purposive sampling dari episode terpilih siniar YouTube PUELLA ID. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode ekstern merupakan bentuk yang paling dominan dan terjadi pada tingkat klausa, dengan fungsi mengatur alur wacana, menegaskan ide, dan menyampaikan makna reflektif. Campur kode ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu insersi, alternasi, dan leksikalisasi kongruen yang berfungsi membangun kedekatan, gaya ekspresif, dan representasi identitas global. Faktor penyebab alih kode dan campur kode meliputi latar belakang penutur, lawan bicara, situasi komunikasi, pergeseran topik, serta kebutuhan interaksi dalam ruang digital. Selain itu, praktik kebahasaan ini memiliki fungsi sosial seperti memperkuat makna, mengatur interaksi, membangun kedekatan dengan khalayak, serta menyampaikan konsep abstrak dan akademis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bilingualisme dalam siniar digital merupakan strategi komunikasi yang dipengaruhi oleh konteks sosial, situasional, dan pembentukan identitas penutur di ruang global digital.