Fenomena Campur Kode pada lirik lagu “No Where” (Loco Feat. Feby Putri) sebagai manifestasi bahasa dalam interaksi sosial dan karya seni di era globalisasi dan digitalisasi. Campur kode, didefinisikan sebagai penggunaan kata, frasa, atau komponen linguistik lainnya dari satu bahasa ke bahasa lain untuk memperluas gaya atau keragaman bahasa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji bagaimana bentuk-bentuk Campur Kode, faktor-faktor penyebab terjadinya Campur Kode, serta fungsi dan maknanya dalam lirik lagu berdasarkan teori Interaksionisme Simbolik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan pendekatan analisis teks (studi sosiolinguistik), data dikumpulkan melalui teknik membaca, mendengarkan, dan mencatat lirik lagu, lalu dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 24 elemen campur kode dalam lirik lagu tersebut, yang terbagi dalam bentuk kata (12 kemunculan), klausa (9 kemunculan), dan frasa (3 kemunculan). Faktor-faktor penyebab utamanya meliputi kebutuhan akan ekspresi artistik yang kuat, dampak globalisasi dalam musik (R&B dan hip-hop), identitas dan gaya artistik musisi, serta motif untuk menjangkau pendengar multibahasa. Dari sudut pandang Interaksionisme Simbolik, Campur Kode berfungsi sebagai simbol sosial yang merepresentasikan identitas artistik Loco (Korea) dan Feby Putri (Indonesia), sekaligus menciptakan makna afektif yang lebih mudah dipahami secara luas oleh audiens internasional (melalui Bahasa Inggris), sehingga lirik lagu menjadi medium interaksi sosial yang kompleks dan penuh makna.
Copyrights © 2026