T. Citra Nisa Farza
Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Forecasting the Resilience and Stability of Indonesian Islamic Banking in the Face of Global Economic Uncertainty in 2030 Gadis Arniyati Athar; T. Citra Nisa Farza; Muhammad Fitri Rahmadana; Nayla Salsabila Batubara
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol. 9 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v9i2.9973

Abstract

This study aims to explore the stability and resilience of Islamic banking in the face of the 2030 global recession, providing a foundation for managerial implications in the world of Islamic banking. This research uses a quantitative approach with resilience indicators such as Return on Assets (ROA) and Non-Performing Financing (NPF), and stability indicators such as Capital Adequacy Ratio (CAR) and Financing to Deposit Ratio (FDR). The data used is secondary data from the financial statements for the period from the Q1 of 2019 to the Q4 of 2024. To provide an overview and to forecast of the level of resilience and stability, the ARIMA method is used. To illustrate the interrelationship and interaction, as well as the magnitude of the contribution of resilience variables to stability variables (CAR and NPF) with stability (ROA and FDR) in Islamic Banking in Indonesia, the VECM method is used. The analysis results show that overall, the CAR is in the very healthy category, although some banks experienced a decline at the end of 2024. NPF experienced a surge during the recession but tended to stabilize afterward. Meanwhile, ROA and FDR fluctuated due to global economic pressures but showed a stable long-term trend. VECM model estimates indicate a significant relationship between variables, where FDR and NPF influence ROA in the long run, while CAR plays more of a risk buffer role. This finding emphasizes the importance of capital optimization, strengthening risk management, and balance in intermediation functions to maintain the sustainability of the Islamic banking sector amidst global economic uncertainty toward 2030.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi stabilitas dan ketahanan perbankan syariah dalam menghadapi resesi global 2030, untuk kemudian memberikan landasan bagi implikasi manajerial dalam dunia perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan indikator ketahanan keuangan seperti Return on Assets (ROA) dan Non-Performing Financing (NPF), dan indikator stabilitas seperti Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan untuk periode dari Q1 tahun 2019 hingga Q4 tahun 2024. Untuk memberikan gambaran dan peramalan tingkat ketahanan dan stabilitas, digunakan metode ARIMA. Untuk menggambarkan interelasi dan interaksi, serta besarnya kontribusi variabel ketahanan terhadap variabel stabilitas (CAR dan NPF) dengan stabilitas (ROA dan FDR) pada Perbankan Syariah di Indonesia, digunakan metode VECM. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan, CAR berada dalam kategori sangat sehat, meskipun beberapa bank mengalami penurunan di akhir tahun 2024. NPF mengalami lonjakan selama resesi tetapi cenderung stabil setelahnya. Sementara itu, ROA dan FDR berfluktuasi akibat tekanan ekonomi global tetapi menunjukkan tren jangka panjang yang stabil. Estimasi model VECM menunjukkan hubungan yang signifikan antar variabel, di mana FDR dan NPF memengaruhi ROA dalam jangka panjang, sementara CAR lebih berperan sebagai penyangga risiko. Temuan ini menekankan pentingnya optimalisasi permodalan, penguatan manajemen risiko, dan keseimbangan fungsi intermediasi untuk menjaga keberlanjutan sektor perbankan syariah di tengah ketidakpastian ekonomi global menuju tahun 2030.
Analisis Kepuasan Masyarakat Pelayanan Perizinan Perspektif Hukum Islam di DPMPTSP Kabupaten Langkat Alfiani Rizky Syahputri; T. Citra Nisa Farza
Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jer.v5i2.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dalam pelayanan perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Langkat dengan pendekatan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dan dokumentasi. Data yang digunakan mencakup hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Triwulan I tahun 2026 dengan nilai sebesar 87,30 yang berada pada kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas pelayanan perizinan telah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya responsivitas petugas, ketidakpastian waktu pelayanan, dan belum optimalnya transparansi informasi. Dalam perspektif hukum Islam, pelayanan yang diberikan telah mencerminkan prinsip kemaslahatan, tetapi belum sepenuhnya memenuhi nilai keadilan (al-adl), amanah, dan transparansi (shidq). Penelitian ini menyimpulkan bahwa SKM belum sepenuhnya mampu menggambarkan kualitas pelayanan secara menyeluruh karena masih bersifat kuantitatif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kualitatif dan integrasi nilai-nilai hukum Islam untuk menghasilkan evaluasi pelayanan yang lebih komprehensif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu administrasi publik dan peningkatan kualitas pelayanan perizinan berbasis nilai.
Pengaruh Pendapatan Dan Literasi Keuangan Syariah Terhadap Minat Berinvestasi Dipasar Modal Syariah Afdilla Khairunisa; T. Citra Nisa Farza
Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jer.v5i2.1032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan dan literasi keuangan syariah terhadap minat berinvestasi di pasar modal syariah pada masyarakat Desa Kepala Sungai. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert kepada 87 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berinvestasi. Literasi keuangan syariah juga berpengaruh positif dan signifikan, dengan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan pendapatan. Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi, sehingga model penelitian dinyatakan layak. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,809 menunjukkan bahwa 80,9% variasi minat berinvestasi dapat dijelaskan oleh pendapatan dan literasi keuangan syariah, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah dan penguatan kondisi ekonomi masyarakat dalam mendorong partisipasi investasi, khususnya di wilayah pedesaan.