Mahfirotul Lailia Nur Janah
Universitas Muhammadiyah Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan PHBS dan Kepadatan Hunian dengan Kejadian Scabies pada Santri Mahfirotul Lailia Nur Janah; Ervi Suminar; Widiharti Widiharti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.146

Abstract

Scabies penyakit kulit yang bisa menyerang manusia di lingkungan kurang sehat dan bisa terjadi karena kepadatan hunian yang tinggi. Pondok Pesantren tempat yang terjadi penularan Scabies. Scabies ditandai kulit gatal didaerah sela-sela jari dan lipatan tubuh. Pencegahan Scabies yang dilakukan yaitu menjaga kebersihan lingkungan. Tujuan penelitian untuk menganalisis Hubungan PHBS dan Kepadatan Hunian Dengan Kejadian Scabies Pada Santri di Pondok Pesantren An-Nuriyah Benjeng Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan Cross-secsional yang dilakukan meninjau variabel independen dan variabel dependen, populasi sejumlah 117 santri yang diamati pada waktu yang sama. Teknik random sampling sejumlah 90 santri. Instrumen dengan kuesioner PHBS dan observasi kepadatan hunian dan kejadian Scabies. Analisa data uji Chi-Square. Hasil analisis korelasi Chi-Square PHBS dengan kejadian Scabies, nilai p sebesar 0,013 < α. Maka terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Hasil analisis dari kepadatan hunian dengan kejadian Scabies tidak terbaca korelasinya, tetapi berdasarkan teori dan data terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Terdapat hubungan PHBS dan kepadatan hunian dengan kejadian Scabies pada santri di Pondok Pesantren An-Nuriyah Benjeng Gresik. Jika PHBS diterapkan dengan baik, risiko terjadinya Scabies dapat berkurang.