Heni Apriyani
Universitas Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Sekolah dalam Mengedukasi Siswa tentang Konten Video Manipulatif Berbasis Kecerdasan Buatan: Studi Kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Bandar Lampung Heni Apriyani; M. Denu Poyo; Wawan Hernawan
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 5 No 2 (2026): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/8cn6ec70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan SMK Negeri 4 Bandar Lampung dalam mengedukasi siswa mengenai konten video manipulatif berbasis kecerdasan buatan (AI), serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan kunci (pihak struktural sekolah dan fasilitator pembelajaran), informan utama (guru mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial), serta informan pendukung (siswa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan empat strategi komunikasi yang saling melengkapi, yaitu kampanye edukasi melalui kegiatan sekolah (MPLS dan upacara bendera), penyampaian materi melalui mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial, pemanfaatan media pembelajaran seperti laboratorium komputer, telepon pintar, berbagai platform kecerdasan buatan, dan pohon literasi berbasis QR Code, serta penguatan kompetensi guru melalui pendampingan fasilitator. Melalui keempat strategi tersebut, sekolah tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan teknis mengenai AI, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis dan sikap bertanggung jawab dalam memverifikasi informasi digital. Pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi dua hambatan utama, yaitu pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang menuntut pembaruan materi secara berkelanjutan, serta perbedaan latar belakang dan kemampuan guru dalam mengikuti perkembangan teknologi tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi sekolah sudah terintegrasi dan bersifat multistrategi, namun perlu penguatan pembaruan materi serta pemerataan kompetensi guru agar edukasi digital bagi siswa dapat berlangsung secara berkelanjutan.