Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEBERAGAMAAN PEMUDA HIJRAH KOMUNITAS SHIFT PERSPEKTIF EMIK-ETIK Rika Dilawati; Dadang Darmawan; Wawan Hernawan; Raden Roro Sri Rejeki Waluyojati; Wahyudin Darmalaksana
Jurnal Perspektif Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Perspektif: Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v4i1.61

Abstract

This study aims to analyze the diversity of Pemuda Hijrah in the Shift community in the Masjid Agung Trans Studio Bandung. This research is a qualitative type through field studies using the emic-ethical approach. The results and discussion of this study include the conceptualization of religiosity, the existence of Pemuda Hijrah the Shift community, and the analysis of the religiosity of Pemuda Hijrah the Shift community at the Masjid Agung Trans Studio Bandung. This study concludes that the religiosity of the Shift community Pemuda Hijrah represents five dimensions of diversity, namely knowledge, beliefs, rituals, experience, and religious commitment. This study recommends further research with a holistic perspective.
Strategi Public Relations dalam Membentuk Opini Publik Tentang Pencitraan di PT. Bukit Asam (Persero) TBK. Unit Pelabuhan Tarahan - Bandar Lampung Wawan Hernawan; . Muniroh
KOM & REALITAS SOSIAL Vol 4, No 2 (2014): April
Publisher : KOM & REALITAS SOSIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.701 KB)

Abstract

PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. merupakan perusahaan tambang batu bara yang memiliki lahan pertambangan di wilayah Sumatra Bagian Selatan tidak terlepas dari sorotan publik dengan berbagai permasalahannya karena berbagai dampak aktivitas penambangan batubara. Untuk keberlangsungan PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Pelabuhan Tarahan perlu mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Oleh karena itu, PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Pelabuhan Tarahan perlu memberikan perhatian kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan atas keberadaan perusahaan tersebut. Bagaimanakah strategi public relations dalam membangun opini sebagai upaya pencitraan perusahaan sehingga PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Pelabuhan Tarahan tetap eksis di masyarakat merupakan suatu hal yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan strategi public relations dalam membentuk opini publik tentang pencitraan ditinjau berdasarkan ilmu komunikasi, khususnya teori tindakan sosial, intraksi simbolik, komunikasi massa, komunikasi kelompok dan komunikasi interpersonal. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan penelitian kualitatif pada perusahaan dan masyarakat Kecamatan Tarahan – Panjang. Data yang dikumpulkan terdiri data primer dan data skunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan secara langsung dan wawancara tak berstruktur dengan menggunakan informan yang ditentukan. Sedangkan data skunder diperoleh melalui dokumen serta arsip perusahaan. Analisis data dilakukan dengan mereduksi semua catatan lapangan, menyajikan data dalam bentuk deskripsi sesuai dengan keadaan lapangan, dan menarik kesimpulan. Pola analisis ini berlangsung selama peneliti di lapangan berlangsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi public relations merupakan suatu cara yang menyeluruh dan terpadu mengenai kegiatan utama yang ada pada perusahaan untuk menentukan keberhasilannya. Jenis strategi yang dilakukan oleh public Relation PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Pelabuhan Tarahan yaitu melalui komunikasi massa, komunikasi kelompok dan komunikasi interpersonal. Komunikasi yang dilakukan oleh public Relation PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Pelabuhan Tarahan merupakan salah satu bentuk komunikasi keterbukaan antara perusahaan dan masyarakat serta menanamkan pengertian dan meningkatkan opini publik yang positif dalam mempertahankan citra positif di masyarakat.PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. was acoal mining company that had mining areas in Southern Sumatra region and could not be separated from the public spot light with a variety of problems due to the various impacts of mining activities. For its sustainability, PT. Bukit Asam(Persero) Tbk.,Tarahan PortUnit needed to give the attention of the surrounding community so that people were not be aggrieved over the existence of the company. How the public relations strategy in an effort to build the imaging opinion of company so that PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Port still exist in society was a matter of interest for further investigation.This study aimed to reveal the public relations strategy informing the public opinion on imaging which was reviewed based on communication science, particularly the theory of social action, symbolic interaction, mass communication, group communication and interpersonal communication.This study was conducted using qualitative research on company and society in Tarahan District, Panjang. The data collection consisted of primary andsecondary data. Primary data were obtained through direct observation and unstructured interviews with specified informants. While the secondary data obtained through documents and corporate records. Data analysis was performed by reducingall field notes, presented data in accord ance with the description of the state ofthe field, anddrew conclusions. This pattern analysis applied while this research was conducted.The results showed that the public relations strategy was acomprehensive and integrated manner about the main activities that exist in the company to determineits success. Types of strategies under taken by public relations of PT. Bukit Asam (Persero) Tbk.,Tarahan Port Unit were mass communication, group communication and interpersonal communication. The communication made by public relation of PT. Bukit Asam(Persero) Tbk.,Tarahan Port Unit was a formof communication openness between the company and the community and still understanding and increase positive public opinionin maintaininga positive imagein the community
Strategi Pencitraan dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat pada PT. Pegadaian (Pesero) Cabang Teluk Betung Bandar Lampung Wawan Hernawan
KOM & REALITAS SOSIAL Vol 12, No 12 (2016): April
Publisher : KOM & REALITAS SOSIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.199 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Perolehan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Penentuan informan menggunakan Purposif Technique Sampling berdasarkan pertimbangan bahwa mereka memahami keberadaan dan aktivitas PT Pegadaian Cabang Teluk Betung Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan citra PT. Pegadaian (Pesero) Cabang Teluk Betung Bandar Lampung di lingkungan masyarakatnya dilakukan melalui proses komunikasi massa, komunikasi kelompok, dan komunikasi interpersonal.  Realisasi Program Corporate Social Responsibility melalui Program Pegadaian Peduli dan Program Pegadaian Berbagi merupakan sarana efektif dalam membangun komunikasi yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakatnya. Perwujudan komunikasi yang harmonis tersebut, dapat membentuk citra positif perusahaan dilingkungan masyarakatnya. Citra positif perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PT. Pegadaian (Pesero) Cabang Teluk Betung Bandar Lampung.
Pengaruh Media Massa Terhadap Perubahan Sosial Budaya Dan Modernisasi Dalam Pembangunan Wawan Hernawan
KOM & REALITAS SOSIAL Vol 4, No 4 (2012): April
Publisher : KOM & REALITAS SOSIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.13 KB)

Abstract

Culture is the creation of a society devoted to the interests of society in order to continue to exist and thrive. Culture reflects human responses to lifes basic needs. In terms of content or komponenya, culture can be identified into five principal, the ideas, norms of ideology, technology, and materials. The components of culture is always changing, whether the changes are slow and rapid changes in the nature. Socio-cultural changes occur because of pressure from a variety of factors, whether originating from within the community itself, as well as from outside the community. Change is a condition that we experience in every aspect of life. Like it or not, the change tends to take place every turn. In the era of information technology, a rapid change of pace. Although it seems every change promises many benefits, but it is quite clear that the promise would be realized if all the people in charge of the work was trying hard to realize that promise. communication through the mass media both print and electronic media, providing a crucial role in the political culture of social change. In line with the modernization of its speed of movement, means of communication, in this case the mass media communication needs serious attention. Planning well in the field of communications relating to software and hardware should be in line with the development of motion. This can be understood as a means of communication other than to express opinions in connection with the ideas of renewal, as well as an effective mediator in bridging the government by the people. At least three ways that can be taken by the mass media to influence cultural norms. First, mass communication messages can reinforce cultural patterns prevailing and guiding the public to believe that these patterns are still in effect and adhered to the public. Second, the media can create a new cultural patterns that do not conflict with the existing culture, and even improve it. Third, the mass media can change the cultural norms that apply to the behavior of individuals in society changed at all. These messages are not a bit of development which is distributed to the public through various media, so that people accept and support the development of movement in every aspect of life that has been programmed by the government.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PROGRAM ACARA WARTA LAMPUNG DI TELEVISI REPUBLIK INDONESIA LAMPUNG (Studi Kasus pada Masyarakat Kelurahan Kedaton Bandar Lampung) Wawan Hernawan; Abdurrahman Abdurrahman
Metakom Vol 1 No 1 (2017): 1st Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang Program Acara Warta Lampung yang ditayangkan di Televisi Republik Indonesia Lampung. Objek pada penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Kedaton Kota Bandar Lampung dan Televisi Republik Indonesia Lampung. Teori yang digunakan adalah teori fenomenologi persepsi, teori agenda setting, dan teori interaksi simbolik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dilaksanakan dari bulan Juli 2015 sampai bulan Januari 2016. Analisis data berlangsung selama penelitian di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Masyarakat Kelurahan Kedaton Kota Bandar Lampung tentang Program Acara Warta Lampung di Televisi Republik Indonesia Lampung sudah memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dan menjadi sumber informasi masyarakat di Provinsi Lampung dengan kategori berita yang beragam, berita yang disajikan tidak kaku dan menarik, mampu mengenalkan semua potensi yang ada di Provinsi Lampung, dan mampu mewakili aspirasi masyarakat seputar permasalahan yang ada di sekitarnya. Kata Kunci : Persepsi, Masyarakat, Warta Lampung
POLITIK DALAM PEMIKIRAN K.H. ABDUL HALIM (1887-1962): IDE DAN GERAKAN Wawan Hernawan; Erba Rozalina Yanti
Jurnal Ushuluddin Vol 25, No 2 (2017): July - December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v25i2.4027

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemikiran seorang kyai dalam bidang politik. Dengan menggunakan tahapan metode sejarah, diharapkan sejumlah fakta yang ditemukan dapat disajikan sebagaimana kejadiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran politik Abdul Halim bertolak dari pemahamannya tentang rukun Islam yang ia perluas menjadi konsep al-salam, santi asromo, dan santi lucu, yang dilanjutkan dengan intisab, dan ishlah al-samaniyyah. Basis gerakan Abdul Halim dimulai dengan mendirikan lembaga lokal Madjlisoel ‘Ilmi hingga menjadi Voorzitter Hoofdbestuur Persjarikatan Oelama, anggota BPUPKI, dan anggota Konstituante. Atas kiprah dan dedikasinya, Presiden Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor 041/TK/TH. 2008, menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional dan Bintang Mahaputera Adipradana
Community Response On Changes Regional Head Election System (Study On Environmental Public Housing Way Kandis Bandar Lampung) Wawan Hernawan; Mutia Ravenska
International Multidiciplinary Conference on Social Sciences (IMCoSS) Vol 1 (2015): 3rd IMCoSS 2015
Publisher : Bandar Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the public response about Regional Head Election system changes that occurred in Indonesia as well as the public wants to know about the system of local elections process viewed from the perspective of science communication. The approach used in this study is a qualitative approach, collecting data using observation, interviews, and documentation.The results showed that the public response of the society of Way Kandis, Bandar Lampung did not agree to a system of Regional Head election conducted by the Regional Representatives Council. The society prefers Regional Head election system is implemented directly, elected by the people. Thus the response shows that Indonesia is a country that adheres to the principles of democracy; the society has a control function to a policy made by the government.
THE CONFLICT RESOLUTION AMONG ETHNIC GROUPS (Study Case in South Lampung, Lampung Province) Wawan Hernawan; Supriyanto Supriyanto; Hanindyalaila Pienrasmi
Saburai International Journal of Social Sciences and Development Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : University of Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/saburaiijssd.v2i1.336

Abstract

The purpose of this research is to reveal the conflict among ethnic groups that happened in South Lampung. This research used intercultural communication approach to explore about the causes of this conflict as efforts to create a solution. As an alternative approach to create the model of that solution, researchers notice about the values of local culture.This research used qualitative approach. There are two types of datas, primary and secondary. Primary data is obtained by observation and purposive interview then the secondary is from literature and government archives. There are three steps in collecting data process: orientations, exploration, and member check. Data analysis is done by data reduction which is focusing in collecting and simplify the findings, then displaying data as an arranged informations that have possibilities to make a conclusion, and the last is making conclusion and verification. These steps using interactive domain analysis in qualitative methode that comprehensive and generalize.The results showed there are horizontal conflict among ethnic groups that leads to physical abusement. This conflict is triggered by prejudice between the youngman in the village. Uncontrollable prejudice can make a bigger conflict. The local value as an alternative approach in conflict resolution between ethnics in South Lampung is Sang Bumi Ruwa Jurai which is represent in some life principal, include: 1) Julud adek, 2) Nemui nyimah, 3) nengah nyappu, 4) Sakai sambaiyan, dan 5) Titie gemattei.
PERANAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENANGGULANGI KECANDUAN GADGET PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG Wawan Hernawan; Mona Dhea Kiranti; Hasan Basri
Journal Media Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v2i2.839

Abstract

Perkembangan teknologi yang di alami oleh dunia sampai dengan hari ini tidak dapat di pungkiri bahwa sudah sangat mencengangkan tanpa terkecuali pada teknologi komunikasi. Kini akibat dari kemajuan teknologi komunikasi yang luar biasa dunia sudah tidak mengenal ruang dan waktu bahkan untuk mengetahui kabar seseorang yang jauh sekalipun hanya butuh waktu hitungan detik tanpa harus menempuh jarak bahkan waktu yang lama. Kemajuan teknologi melahirkan sebuah benda yang dapat dibilang baru yaitu “Gadget” perangkat mekanis yang dapat dengan mudah di pakai. Dibalik canggih serta kemudahan yang diberikan tentu tidak luput dari dampak baik dan dampak buruk yang timbul. Kecanduan gadget sendiri adalah sebuah efek dari penggunaan gadget secara berlebihan dari hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dilakuikan pada SMP Negeri 12 bandar lampung. Dengan memakai tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Yang menjadi narasumber adalah guru,orang tua dan tentu saja siswa-siswi yang aktif bersekolah. Hasil dari penelitian ini yaitu peneliti mengetahui banyak sekali faktor yang menyebabkan siswa kecanduan akan gadget kemudian terdapat banyak sekali dampak yang muncul dari kecanduan gadget  selanjutnya terdapat peranan komunikasi interpewrsonal berupa upaya –upaya yang di lakukan dalam menanggulangi kecanduan gadget pada siswa – siswi upaya yang dilakukan oleh guru dan orang tua selaku orang tua atau agen komunikasi interpersonal terbukti mampu menanggulangi kecanduan gadget pada siswa terjadi perubahan pada siswa dan siswi.
Pola Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Sampah Plastik Budhi Waskito; wawan hernawan; Soewito Soewito; Hendri Dunan
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v1i2.2954

Abstract

The Wedok Sendang Berkarya waste bank (WSB) is a community in Sendang Agung District, Central Lampung Regency that has a concern with environmental sustainability through community empowerment activities based on plastic waste management. WSB's success in changing the behavior of housewives in Sendang Agung District, Central Lampung Regency so that they want to be involved in a community empowerment movement based on plastic waste management is something that needs to be known and understood by various parties. The purpose of this study was to describe the communication patterns used by WSB in empowering communities based on plastic waste management in Sendang Agung District, Central Lampung Regency. This study used a qualitative approach with descriptive analysis. Data were collected using in-depth interviews, focus group discussions, and field observations. Informants who became sources of information included WSB administrators and members, sub-district officials, village officials, community leaders, and housewives who were members of the WSB. Data analysis was carried out descriptively. The results showed that the WSB has determined community behavior (cognitive, affective, and psychomotor) as a reference in implementing community empowerment communication based on plastic waste management. The pattern of community empowerment communication carried out between WSB and housewives as a target for community empowerment based on plastic waste management is a participatory communication pattern.AbstrakBank sampah Wedok Sendang Berkarya merupakan salah satu komunitas di Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolan sampah plastik. Keberhasilan WSB untuk mengubah perilaku ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah agar mau terlibat dalam gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan sampah plastik merupakan suatu hal yang perlu diketahui dan dipahami oleh berbagai pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola komunikasi yang dilakukan oleh WSB dalam memberdayakan masyarakat berbasis pengelolaan sampah plastik di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis secara deskriptif. Data dikumpulkan dengan berbagai metode, yaitu: wawancara mendalam, diskusi kelompok fokus, dan pengamatan lapangan. Informan yang menjadi sumber informasi di antaranya adalah pengurus dan anggota WSB, aparat kecamatan, aparat desa, dan tokoh masyarakat, serta ibu-ibu rumah tangga anggotas WSB. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WSB telah menetapkan perilaku masyarakat (kognitif, afektif, dan psikomotorik) sebagai acuan dalam melaksanakan komunikasi pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan sampah plastik. Pola komunikasi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan antara WSB dan ibu-ibu rumah tangga sebagai sasaran pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan sampah plastik adalah pola komunikasi partisipatif.