Kemampuan berpikir kritis matematis dan tingginya math anxiety masih menjadi permasalahan pada pembelajaran matematika, terutama pada materi trigonometri. Siswa masih kesulitan dalam menyelesaikan soal yang memerlukan penalaran matematis. Sementara itu, pemakaian alat belajar yang kurang interaktif mengakibatkan partisipasi siswa pada proses belajar belum mencapai tingkat maksimal. Tujuan dari studi berikut ialah pengembangan alat belajar berbasis permainan edukasi Math Adventure yang valid, praktis, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan penurunan math anxiety siswa. Studi berikut menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Uji efektivitas dilaksanakan dengan quasi-experimental design melalui bentuk posttest-only control group design. Subjek studi melibatkan 60 siswa kelas X dari SMA Negeri 1 Mesuji Raya yang dikelompokkan ke dalam kelas eksperimen dan kontrol. Kelas eksperimen mempergunakan media Math Adventure untuk belajar, sementara kelompok kontrol menerapkan metode pembelajaran tradisional. Informasi diperoleh lewat kuesioner validasi dari ahli, angket tentang kepraktisan, tes yang mengukur kecakapan berpikir kritis matematis, dan angket mengenai math anxiety. Temuan studi mengindikasikan bahwasanya penilaian dari ahli media mendapatkan nilai 4,28 dan dari ahli materi meraih nilai 4,47, yang termasuk dalam kelompok sangat valid. Uji kepraktisan mendapatkan rerata skor sebesar 3,48, yang tergolong praktis. Temuan dari uji t dan MANOVA memperlihatkan bahwasanya siswa di kelas eksperimen mempunyai keterampilan berpikir kritis matematis yang lebih tinggi dan taraf math anxiety yang lebih rendah daripada dengan kelas kontrol (p < 0,001). Oleh karena itu, media Math Adventure yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan pembelajaran konvensional.