Muhammad Syahrul Gunawan
Universitas Sahid Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Stres Akademik dengan Kualitas Tidur pada Remaja Kelas IX Muhammad Syahrul Gunawan; Fajar Alam Putra; Widiyono Widiyono
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1476

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Pada fase ini, remaja dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik seperti beban belajar, ujian, serta ekspektasi dari lingkungan sekolah dan keluarga yang dapat memicu stres akademik. Tingginya tingkat stres akademik diketahui berdampak pada pola dan kualitas tidur remaja, yang selanjutnya dapat memengaruhi fungsi kognitif serta kondisi kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan kualitas tidur pada remaja kelas IX di SMP Negeri 1 Jaten, Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX sebanyak 262 siswa, dengan sampel sebanyak 72 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified sampling. Pengukuran stres akademik dilakukan menggunakan kuesioner Educational Stress Scale for Adolescence (ESSA), sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Instrumen ESSA dan PSQI sudah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Kendall’s Tau-b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres akademik kategori sedang (55,6%) dan memiliki kualitas tidur yang tidak baik (48,6%). Uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,352, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan dengan arah positif antara stres akademik dan kualitas tidur. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami remaja, maka semakin buruk kualitas tidur mereka.