Preoperative anxiety merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum pembedahan dan berdampak negatif pada stabilitas hemodinamik serta pemulihan pascaoperasi. Pendekatan non-farmakologis seperti terapi murotal Al-Qur’an dan aromaterapi lavender telah digunakan untuk menurunkan kecemasan melalui relaksasi spiritual dan stimulasi sistem olfaktori. Kombinasi kedua terapi tersebut diyakini memberikan efek sinergis karena menyentuh dimensi fisiologis dan psiko-spiritual pasien secara bersamaan. Menilai efektivitas kombinasi terapi murotal dan aromaterapi lavender dalam menurunkan kecemasan preoperatif berdasarkan bukti ilmiah terbaru. Penelitian ini merupakan systematic review yang mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui PubMed, Scopus, SpringerLink, DOAJ, Garuda, dan Google Scholar dengan kata kunci yang mencakup murotal, aromaterapi lavender, kecemasan preoperatif, dan intervensi non-farmakologis. Dari 317 artikel teridentifikasi (2020–2025), sebanyak 205 artikel disaring, dan 10 studi memenuhi kriteria inklusi (RCT atau quasi-eksperimental pada pasien bedah). Penilaian kualitas metodologis menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI). Terapi murotal terbukti menurunkan kecemasan dengan memodulasi sistem limbik dan meningkatkan keseimbangan saraf otonom. Aromaterapi lavender menurunkan kortisol dan menghasilkan relaksasi melalui mekanisme neuroendokrin-olfaktori. Kombinasi kedua terapi memberikan pendekatan holistik yang lebih komprehensif. Integrasi terapi murotal dan aromaterapi lavender efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan kecemasan preoperatif dan layak diterapkan dalam asuhan keperawatan perioperatif.