Pencegahan risiko jatuh merupakan bagian penting dari upaya keselamatan pasien di rumah sakit karena insiden jatuh dapat menyebabkan cedera, memperpanjang masa rawat, serta meningkatkan beban biaya perawatan. Keluarga sebagai pendamping pasien memiliki peran strategis dalam mendukung pencegahan risiko jatuh, sehingga tingkat pengetahuan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pasien selama perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga tentang pencegahan risiko jatuh di Rumah Sakit dr. Tjitrowardojo Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah keluarga pasien berisiko jatuh yang dirawat di Ruang Anggrek sebanyak 30 responden, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan pencegahan risiko jatuh yang telah di uji validitas isi (Content Validity Index/CVI) oleh tiga pakar dan dinyatakan valid dengan jumlah 15 butir pertanyaan. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,713 yang menandakan intrumen reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas keluarga pasien memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup, sedangkan sebagian lainnya berada pada kategori baik, dan tidak ditemukan kategori kurang. Tabulasi silang menunjukkan adanya kecenderungan hubungan antara tingkat pendidikan, jenis kelamin, serta pengalaman merawat keluarga sakit dengan tingkat pengetahuan keluarga.