Tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi pada balita dan dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Kurangnya pengetahuan dan self-efficacy ibu dalam memberikan pertolongan pertama menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko keterlambatan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media infografis gambar terhadap pengetahuan dan self-efficacy ibu balita dalam penanganan pertama tersedak. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 72 ibu balita yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan self-efficacy yang telah valid dan reliabel dengan nilai cronbach’s alpha 0,810 dan 0,816, serta media infografis yang telah diuji kelayakannya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 28,82 menjadi 30,00 dan self-efficacy dari 27,50 menjadi 30,20 setelah intervensi. Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan menggunakan media infografis gambar terhadap pengetahuan (p=0,001) dan self-efficacy (p=0,000) ibu balita. Pendidikan kesehatan menggunakan media infografis gambar efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan self-efficacy ibu balita dalam penanganan pertama tersedak. Media ini dapat digunakan sebagai alternatif edukasi yang praktis dan mudah dipahami untuk meningkatkan kesiapsiagaan ibu dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan pada anak.