Tariyah Tariyah
RSUD Tidar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Ankle Pump Exercise dengan Elevasi Kaki 30° terhadap Penurunan Edema pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang Menjalani Hemodialisis Nurul Zukhruful Muslimah; Syahruramdhani Syahruramdhani; Tariyah Tariyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1961

Abstract

Penyakit ginjal kronis merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat menetap dan sering menimbulkan komplikasi berupa kelebihan cairan yang ditandai dengan edema pada ekstremitas bawah, khususnya pada pasien yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi latihan pompa pergelangan kaki dengan elevasi kaki 30° terhadap penurunan edema. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif pada pasien yang mengalami edema. Intervensi diberikan selama dua kali pertemuan dalam satu minggu dengan durasi setiap sesi selama delapan menit, yang meliputi latihan pompa pergelangan kaki dan elevasi kaki 30°. Pengukuran edema dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan metode pitting edema, kemudian data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan perubahan derajat edema sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan derajat edema dari derajat 2+ (sedang) menjadi derajat 1+ (ringan) setelah pemberian intervensi. Intervensi ini terbukti memberikan perbaikan kondisi edema. Kombinasi latihan pompa pergelangan kaki dan elevasi kaki 30° dapat menjadi alternatif tindakan nonfarmakologis yang sederhana dan efektif untuk membantu mengurangi edema pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis.
Pengaruh Aromaterapi Papermint terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Chronic Kidney Disease yang Menjalani Hemodialisa Wahyu Puspita Sari; Syahruramdhani Syahruramdhani; Tariyah Tariyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1988

Abstract

Chronic Kidney Disease merupakan masalah kesehatan yang menyumbang kematian tinggi di dunia disebabkan karena adanya kelainan struktur atau fungsi ginjal yang bersifat progresif sehingga memerlukan penanganan terapi hemodialisa. Pasien yang pertama kali menjalani terapi hemodialisa sering memiliki keluhan kecemasan yang berat. Peneltiain ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh aromaterapi papermint terhadap tingkat kecemasan pasien yang pertama kali menjalani hemodialisa. Desain penelitian ini adalah case study dengan satu responden yang pertama kali menjalani hemodialisa dan mengalami kecemasan. Intervensi dilakukan sebanyak 3 sesi dengan durasi masing-masing sesi selama 15 menit secara inhalasi dengan essential oil papermint. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan tingkat kecemasan pasien sebelum dan setelah intervensi menggunakan instrument HARS. Berdasarkan hasil evaluasi tingkat kecemasan, terdapat penurunan setelah diberikannya aromaterapi papermint dari tingkat kecemasan berat menjadi tingkat kecemasan sedang. Aromaterapi papermint dapat menjadi pilihan sebagai salah satu terapi komplementer untuk mengatasi kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa.