Endah Dian Marlina
Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta III

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor Perilaku Pernikahan Dini pada Remaja Tahun 2025 Nur Fitri Ayu Pertiwi; Endah Dian Marlina; Lastri Indriyani
Optimal Midwife Journal Volume 2 No. 2 Desember 2025
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is the 37th country with early marriage in the world and Asia. Indonesia reached 1.5 million children engaged in early marriage. West Java ranked 3rd, and Cianjur ranked 2nd in West Java with 543 cases in 2020. This study aims to analyze the Analysis of Behavioral Factors of Early Marriage Among Adolescents in Pacet District, Cianjur Regency in 2025. This study was conducted using a qualitative approach with a phenomenological research design. The study was conducted with in-depth interviews to explore the behavioral factors of adolescents engaging in early marriage. The sampling method used a purposive sampling technique. This study was conducted from February to April 2025. This study discusses the analysis of behavioral factors of adolescents engaging in early marriage. Based on the results of in-depth interviews with five main informants and several supporting informants, it was found that adolescents engaging in early marriage were divided into two factors. External factors are the environment, customs and culture, family, economy, and social media. Internal factors of adolescents engaging in early marriage were also found, namely factors from themselves, adolescents' expectations of marriage, and changes after marriage. More intensive education and approaches are needed with teenagers and the community to address early marriage in Pacet District, Cianjur Regency.
Literature Review Faktor Resiko Ibu Hamil Stres dan Cemas Junengsih Junengsih; Elly Dwi Wahyuni; Jehanara Jehanara; Endah Dian Marlina; Raudhatul Munawarah; Rosita Syaripah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2333

Abstract

Kehamilan merupakan periode transisi dinamis yang menempatkan perempuan pada kerentanan psikologis yang tinggi. Stres dan kecemasan antenatal yang tidak terkelola dengan baik berdampak sangat negatif pada luaran obstetri dan perkembangan janin, sehingga identifikasi dini berbagai faktor risiko menjadi esensial. Penelitian literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis secara komprehensif bukti ilmiah terkini mengenai prediktor stres dan kecemasan pada ibu hamil. Metode penelitian menggunakan pendekatan sistematis berdasarkan pedoman standar PRISMA. Pencarian literatur difokuskan pada basis data medis PubMed untuk artikel observasional yang diterbitkan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Proses seleksi secara ketat menghasilkan empat artikel utama yang relevan untuk diekstraksi dan disintesis menggunakan pendekatan naratif. Proses seleksi tersebut pada akhirnya menghasilkan empat artikel utama yang relevan. Keempat artikel observasional yang berhasil lolos kriteria inklusi tersebut kemudian diekstraksi serta disintesis menggunakan pendekatan naratif. Studi-studi terpilih ini dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir untuk mengkaji berbagai prediktor atau faktor risiko penyebab stres dan kecemasan pada ibu hamil.Hasil analisis menunjukkan bahwa kejadian stres dan kecemasan ibu hamil diakibatkan mekanisme multifaktorial kompleks yang terbagi ke dalam tiga domain utama: (1) faktor sosiodemografi, seperti pendidikan rendah dan kesulitan ekonomi; (2) faktor obstetri klinis, mencakup kehamilan tidak direncanakan dan komplikasi persalinan; serta (3) faktor psikososial, meliputi minimnya dukungan sosial, kekerasan, dan stresor krisis global. Kesimpulannya, interaksi ketiga domain ini saling beririsan memperbesar kerentanan mental ibu. Oleh karena itu, temuan ini sangat menegaskan pentingnya integrasi skrining psikologis secara proaktif ke dalam standar asuhan antenatal. Langkah ini sangat krusial guna mencegah luaran buruk, menjamin kesejahteraan ibu, serta mengoptimalkan proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan secara maksimal.
Literature Review: Faktor Risiko Terjadinya Kista Ovarium Aticeh Aticeh; Raudhatul Munawarah; Endah Dian Marlina; Karningsih Karningsih; Harnanik Nawangsari; Liliek Pratiwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2378

Abstract

Kista ovarium merupakan salah satu gangguan sistem reproduksi yang paling sering dialami oleh wanita pada rentang usia reproduktif dan patogenesisnya dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor determinan yang kompleks. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merangkum berbagai bukti ilmiah terkini mengenai faktor-faktor risiko yang memengaruhi terjadinya kista ovarium pada wanita. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah desain Literature Review dengan melakukan penelusuran sistematis secara komprehensif pada pangkalan data akademik utama, yakni Google Scholar. Strategi pengumpulan data diaplikasikan menggunakan kombinasi kata kunci (keywords) spesifik beserta operator Boolean, antara lain: “faktor risiko” AND “kista ovarium”, serta “risk factors” AND “ovarian cysts”. Melalui proses penyaringan literatur empiris rentang tahun 2021–2026, kajian ini mensintesis 10 artikel relevan yang secara konsisten menunjukkan bahwa kista ovarium dipicu oleh faktor demografi (usia menarche dini dan status nulliparitas), genetik, gaya hidup (obesitas dan merokok), serta ketidakseimbangan hormon estrogen. Sebagai kesimpulan, temuan ini sangat krusial bagi profesi kesehatan dalam merancang program intervensi pencegahan primer yang berfokus pada modifikasi gaya hidup sehat.