Pretty Egina Br Sembiring
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Tenaga Kesehatan dan Self Management dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Indah Pretty; Karmila Br Kaban; Elisa Alia Sari; Rita Mastiur Marpaung; T. Refina Molinda; Pretty Egina Br Sembiring
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, tren penyebab kematian tertinggi pada masyarakat lintas generasi didominasi oleh kelompok Penyakit Tidak Menular (PTM). Di dalam klasifikasi tersebut, Diabetes Melitus muncul sebagai salah satu kontributor kematian yang paling signifikan. Dunia kini menempatkan penyakit ini sebagai salah satu dari empat PTM prioritas yang memerlukan penanganan serius dari pemerintah secara global. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi korelasi antara dukungan tenaga kesehatan serta self-management terhadap kualitas hidup penderita Diabetes Melitus. Desain penelitian yang dipilih adalah deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sasaran penelitian ini mencakup seluruh penderita DM di RSU Royal Prima Medan dengan populasi sebesar 178 orang. Adapun sampel penelitian ditetapkan sebanyak 123 subjek yang dipilih secara acak melalui metode simple random sampling. Data primer menjadi sumber utama dalam studi ini dengan pengukuran terhadap ketiga variabel penelitian: dukungan tenaga medis, self-management, dan kualitas hidup penderita DM. Secara statistik, analisis data dilakukan pada tingkat univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan tingkat bivariat menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menjelaskan mayoritas responden dengan dukungan tenaga kesehatan cukup sebanyak 67 orang (54,5%) dan minoritas dukungan tenaga kesehatan baik sebanyak 25 orang (20,3%). Sedangkan menurut Self Management, mayoritas dengan Self Management cukup sebanyak 65 orang (59%) dan minoritas Self Management baik sebanyak 23 orang (25%). Mayoritas responden memiliki kualitas hidup kurang dengan jumlah 66 orang (53,7%) dan minoritas kualitas hidup baik sebanyak 57 responden (46,3%). Hasil uji statistik mengonfirmasi adanya keterkaitan yang signifikan antara dukungan tenaga medis (p=0,025) serta self-management (p=0,000) terhadap kualitas hidup pasien. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua faktor tersebut berhubungan erat dengan tingkat kualitas hidup penderita Diabetes Melitus.