Irba Tartila Amtiyaz
Universitas Duta Bangsa Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Fungsi Keluarga terhadap Kualitas Hidup Pasien Penyakit Kronis Andriani Mei Astuti; Insanul Firdaus; Irba Tartila Amtiyaz; Fitria Febrianti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2206

Abstract

Fungsi keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas hidup pasien penyakit kronis. Memiliki kualitas hidup yang baik akan mengurangi risiko terjadinya komplikasi yang dapat memperburuk keadaan. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi keluarga dengan kualitas hidup pasien penyakit kronis  degeneratif yang tergabung dalam komunitas Program Pengelolaan Penyakit Kronis Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau Prolanis BPJS Kesehatan di UPTD Puskesmas Baki. Penelitian deskriptif analitik ini dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2024 dengan menggunakan kuesioner Quality of Life - BREF (WHOQOL-BREF) dan APGAR Keluarga. Instrumen diadopsi dari World Health Organization dan instrumen telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil seluruh item dinyatakan valid karena memiliki nilai korelasi item-total lebih besar dari r tabel serta nilai Cronbach’s Alpha >0,70 yang menunjukkan reliabilitas baik. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling sebanyak 128 peserta. Pada penilaian APGAR keluarga didapatkan 52,3% peserta memiliki keluarga disfungsional sedang dan 43,8% sangat fungsional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup peserta Prolanis (p value=0,014) sedangkan pengaruh fungsi keluarga terhadap kualitas hidup peserta Prolanis sebesar 8,8% (R2=0,088). Hal ini menjadi salah satu aspek penting bagi dokter di layanan primer agar lebih melibatkan peran fungsi keluarga dalam mengelola pasien penyakit kronis.
Implementasi Behavioral nudge melalui Stiker Kalender Dinding oleh Kader untuk Meningkatkan Kepatuhan Obat Hipertensi Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Irba Tartila Amtiyaz; Wiwi Kustio Priliana; Bela Novita Amaris Susanto
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4bjfpy47

Abstract

Rendahnya kepatuhan minum obat merupakan hambatan utama pengendalian hipertensi di komunitas. Pendekatan psikologi perilaku melalui behavioral nudge menawarkan solusi praktis untuk meningkatkan konsistensi perilaku sehat pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kepatuhan minum obat dan menurunkan tekanan darah penderita hipertensi melalui media stiker kalender dinding oleh kader kesehatan di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Intervensi berupa edukasi kesehatan dan pemanfaatan stiker kalender dinding yang ditempelkan mandiri oleh pasien setiap kali selesai meminum obat, dengan monitoring berkala oleh kader. Penerapan stiker kalender dinding disertai pendampingan aktif kader terbukti secara signifikan meningkatkan kepatuhan minum obat harian pasien dan meminimalkan faktor kelupaan. Peningkatan komitmen terapi ini berkorelasi langsung terhadap penurunan dan stabilitas tekanan darah sistolik serta diastolik pasien secara nyata. Sinergi antara pengingat visual domestik (behavioral nudge) dan akuntabilitas sosial dari kader efektif meningkatkan kepatuhan terapi jangka panjang serta mengoptimalkan kontrol tekanan darah penderita hipertensi di komunitas.
Designing Environmentally Sustainable Nursing Protocols: A Novel Framework to Reduce Carbon Footprint in Hospital Care Through Green Practice Integration Witriyani Witriyani; Andriani Mei Astuti; Irba tartila Amtiyaz; Vijimol Vijimol
Green Health International Journal of Health Sciences Nursing and Nutrition Vol. 1 No. 3 (2024): July: Green Health: International Journal of Health Sciences, Nursing and Nutri
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenhealth.v1i2.256

Abstract

This study explores the integration of green practices into nursing protocols as a means of reducing the environmental impact of hospital care. Hospitals significantly contribute to global carbon emissions, and nursing practices are integral to healthcare operations, yet they often lack sustainability considerations. The aim of this research was to develop and implement a set of green-practice guidelines tailored for nursing staff to minimize carbon emissions and improve operational efficiency. Through collaboration with environmental experts, nursing staff, and hospital management, new guidelines were established focusing on waste reduction, energy-efficient practices, and sustainable procurement. A waste-audit assessment was conducted to analyze current waste management practices, while a pilot implementation was carried out in selected hospital wards. The results revealed an 18% reduction in carbon emissions following the integration of these green practices into daily nursing activities. Key contributors to this reduction included waste segregation, the use of reusable medical supplies, and energy conservation measures such as optimizing lighting and HVAC systems. However, challenges such as resistance to change, resource limitations, and the need for specialized training were identified during the pilot phase. Despite these barriers, the research highlights the significant potential for nurses to lead sustainability efforts in healthcare settings. The findings indicate that integrating green practices into nursing protocols can provide environmental, operational, and economic benefits, ultimately contributing to more sustainable healthcare systems. Future research should refine these protocols, explore their broader application, and assess long-term outcomes across various healthcare settings