Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Agustaria Ginting; Mardiati Barus; Pasya Veronika Marpaung
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2254

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering dialami oleh lansia dan menjadi penyebab meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal ginjal. Beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah pada lansia seperti umur, jenis kelamin, genetik, berat badan berlebihan, asupan gizi, kurang aktivitas fisik, merokok, penggunaan alkohol, serta asupan natrium dan kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Dolok Masihul Tahun 2025. Penelitian ini bersifat observasional analitik yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 393 orang dengan sampel sebanyak 77 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung menggunakan kuesioner. Instrumen penelitian memiliki nilai validitas dengan r tabel sebesar 0,48, sedangkan uji reliabilitas tidak dilakukan karena kuesioner yang digunakan, yaitu GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire), merupakan instrumen baku yang telah digunakan dalam berbagai penelitian sebelumnya. Pengukuran tekanan darah dilakukan menggunakan sphygmomanometer OneMed. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat aktivitas sedang sebesar 49.4% dan responden yang mengalami hipertensi sebesar 23.4%. Berdasarkan  hasil uji chi-square menunjukkan nilai p-value =0,020, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia.  
Edukasi Perilaku CERDIK Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Simalingkar Friska Br Sembiring; Rotua E. Pakpahan; Amnita Ginting; Agustaria Ginting; Lili Suryani Tumanggor; Hotmaria Lumban Gaol
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8845

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian terutama pada kelompok lanjut usia, yang erat kaitannya dengan perilaku dan gaya hidup tidak sehat. Rendahnya pengetahuan lansia mengenai pencegahan dan pengendalian PTM, khususnya melalui perilaku CERDIK yang merupakan  akronim dari cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin melakukan aktivitas fisik, diet sehat dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup, serta kelola stres dengan baik., menjadi permasalahan yang perlu ditangani. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang perilaku CERDIK sebagai upaya pencegahan PTM di wilayah kerja Puskesmas karena angka kejadian yang tinggi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama 30 menit dengan melibatkan 15 lansia (12 perempuan dan 3 laki-laki) dengan berbagai kondisi kesehatan seperti hipertensi, diabetes melitus tipe II, dan pasca stroke. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari rata-rata skor 4 jawaban benar sebelum penyuluhan menjadi 8 jawaban benar setelah penyuluhan. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dilihat dari hasil skor setelah edukasi. Edukasi perilaku CERDIK ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan PTM. Hasil pengabdian ini penting sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.