Lili Suryani Tumanggor
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberculosis Paru Ance Siallagan; Lili Suryani Tumanggor; Mareta Sihotang
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1779

Abstract

Ketidakpatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis (Tb) paru masih menjadi masalah utama dalam kejadian relaps (kambuh) bahkan resistensi. Jadwal minum obat, dosis, jangka waktu lama dan efek samping obat menjadi penyebab ketidakpatuhan dalam pengobatan tuberculosis paru. Keluarga menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan pengobatan tuberculosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tb Paru di Poli Paru Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Metode penelitian menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien Tb Paru yang kontrol berobat pada bulan Desember 2022 sejumlah 50 orang melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat. Kuesioner dukungan keluarga memiliki nilai uji validitas 0,374 dan uji reliabilitas menggunakan chronbach alpha dengan hasil r=0,97. Kepatuhan minum obat diukur dengan Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS) dengan nilai validitas 0,374 dan reliabilitas 0,95. Analisis data dengan uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p= 0,016). Dukungan keluarga terhadap pasien Tb paru baik (80%) dan pasien yang tidak patuh minum obat sebanyak 56%. Keluarga sebaiknya memberikan dukungan secara informasional, penilaian, instrumental dan emosional pada pasien Tb paru terutama dalam masa pengobatan.
Implementasi Five Moment Hand Hygiene Pada Perawat Di Ruang Rawat Medikal Bedah Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Cindy Clara Sinaga; Lili Suryani Tumanggor; Samfriati Sinurat
NAJ Nursing Applied Journal Vol. 2 No. 2 (2024): April : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v2i2.217

Abstract

The prevalence of nosocomial infections worldwide has become a serious concern for healthcare professionals, especially in hospitals. One contributing factor is the inadequate implementation of the five moments hand hygiene in handwashing procedures that do not conform to operational procedure standards. The aim of this research is to determine how the implementation of the five moments hand hygiene among nurses in the surgical medical care ward at Santa Elisabeth Hospital in Medan. This study utilized a descriptive cross-sectional approach, employing observation sheets. The sample size included 30 nurses in the Surgical Medical Care Ward at Santa Elisabeth Hospital in Medan, using total sampling technique. The measurement tool was an observation sheet, and the data analysis employed univariate analysis. The research findings revealed that, in the first moment before patient contact, 56.7% of nurses did not adhere to the practice, while 43.3% did. In the second moment, before aseptic procedures, 56.7% of nurses did not comply, and 43.3% did. In the third moment, after exposure to patient body fluids, all nurses (100%) adhered to the practice. In the fourth moment, after patient contact, all nurses (100%) complied. In the fifth moment, after contact with the patient's environment, all nurses (100%) followed the practice. It is hoped that nurses can consistently implement the five moments hand hygiene to prevent disease transmission and nosocomial infections, fostering a habit of incorporating these practices into nosocomial infection prevention.