Sumiati Sumiati
Muhammadiyah University of Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model dan Sistem Manajemen Mutu: Total Quality Manajemen (TMQ) Dalam Konteks Pendidikan Islam Abdul Chaliq Nurdin; Rahmad Nur Hidayat; Sumiati Sumiati
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER, IQRA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan manajerial yang berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen organisasi. Konsep ini menekankan pentingnya kepuasan pelanggan melalui perbaikan terus-menerus pada produk, layanan, sumber daya manusia, dan proses organisasi. Oleh karena itu, model manajemen mutu ini hendaknya dapat diimplementasikan dalam pendidikan terutama pendidikan Islam guna bersaing di tingkat global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur yang relevan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan TQM yang bertujuan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran, kualitas lulusan, serta efektivitas manajemen lembaga pendidikan Islam secara keseluruhan dan dapat mengetahui tantangan yang dihadapi ke depannya serta solusi menghadapinya. Hasil penelitian menujukkan bahwa prinsip-prinsip utama TQM meliputi kepuasan pelanggan, penghargaan terhadap setiap individu, pengambilan keputusan berbasis fakta, dan perbaikan berkesinambungan. Penerapan TQM di lembaga pendidikan memerlukan kepemimpinan visioner, partisipasi seluruh anggota organisasi, serta sistem evaluasi yang transparan dan berbasis data. Dalam pendidikan Islam, implementasi TQM memiliki dimensi yang lebih luas karena mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan etika Islam ke dalam manajemen mutu. Strategi penerapan TQM di lembaga pendidikan Islam meliputi pembangunan budaya mutu berbasis nilai itqan, peningkatan kompetensi pendidik, penguatan sistem evaluasi yang adil dan objektif, serta pelibatan seluruh stakeholder berdasarkan prinsip syura (musyawarah). Meski memiliki potensi besar dalam meningkatkan daya saing dan kualitas lembaga pendidikan Islam, penerapan TQM masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan paradigma manajerial yang masih tradisional. Oleh karena itu, keberhasilan implementasi TQM sangat bergantung pada komitmen, konsistensi, dan sinergi seluruh elemen lembaga untuk menjadikan mutu sebagai budaya dan amanah bersama.
Reformulasi Kebijakan Mutu Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Islam: Sebuah Pendekatan Holistik dalam Penguatan Kompetensi Akademik, Spiritualitas, dan Akhlak Peserta Didik Sumiati Sumiati; Dwi Cahyo Oktianto; Tufiqul Hidayat; Zalfa Lutfi Fauza
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER, IQRA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan mutu pendidikan berbasis nilai-nilai Islam penting untuk menyelaraskan tujuan akademik dan pembentukan karakter religius. Artikel ini menganalisis konsep kualitas dalam pendidikan Islam dan mengkaji bagaimana nilai-nilai seperti amanah, ihsan, dan tawazun dapat diintegrasikan ke dalam sistem manajemen mutu pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, mengumpulkan data dari buku, jurnal, dan dokumen kebijakan. Analisis isi (content analysis) digunakan untuk menafsirkan dan mengelompokkan konsep utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam bukan hanya memperkaya paradigma mutu, tetapi juga bisa menjadi landasan strategis dalam kebijakan pendidikan yang berkelanjutan dan holistik. Kebijakan ini menuntut implementasi terukur dalam kurikulum, pengembangan guru, dan sistem evaluasi yang menyeluruh. Penguatan kerangka nilai ini diyakini dapat menciptakan generasi unggul secara akademik sekaligus berkarakter Islami. Kata Kunci: mutu pendidikan, nilai Islam, kebijakan Pendidikan
Naskah Teori Pendidikan Islam Al-Qur’an, Hadist dan Klasik Asmi Fakhrunnisa; Masiadi Masiadi; Andi Zulfikri; Sumiati Sumiati
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER, IQRA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam dimaksudkan sebagai Upaya sadar dan sistematis untuk membetuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memilki integritas keimanan, kompetensi agama, serta akhlak yang mulia. Pendidikan Islam bersumber dari tiga landasan yaitu: Al-Qur’an, Hadist dan pandangan Ulama klasik al-Qur’an dan Hadist berfungsi sebagai fondasi utama yang menetapkan kerangka dasar Pendidikan Islam, di mana tujuan utamanya Adalah taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT dan mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Konsep-konsep seperti tarbiyah, ta’lim dan ta’dib merupakan terminologi kunci yang mendasari proses pembinaan, pengajaran, dan pembentukan adab/akhlak peserta didik. Sementara pemikiran klasik (seperti Al-Ghazli, Ibn Sina atau Ibn Khaldun) berperan penting sebagai konstruksi interprenatif dan implementatif. Pandangan mereka menjadi pengelola, pengatur, dan penuntun arah Pendidikan Islam, yang mengembangkan konsep-konsep dasar Al-Qur’an dan Hadist menjadi kerangka kurikulum dan metodologi yang komprensif. Oleh karena itu, teori pendidikan Islam mendasarkan dirinya pada kerangka tauhid dan risalah ilahiyah, menjadikannya berbeda secara signifikan dari sistem pendidikan. Kata Kunci: Al-Qur’an; Hadist; Pendidikan Islam; Teori Pendidikan; Ulama Klasik.