Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BAHASA, NILAI, DAN IDENTITAS KOMUNITAS SEDULUR SIKEP KARANGPACE Alien Kurnia Warya Selia; Imam Baehaqie; Tommi Yuniawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.616-626

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran bahasa sebagai representasi nilai dan identitas sosial komunitas Sedulur Sikep Karangpace melalui analisis sosiolinguistik terhadap ajaran Panca Sesanti dan Panca Wewaler. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, rekaman, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panca Sesanti dan Panca Wewaler memuat nilai moral, sosial, dan spiritual yang diwujudkan melalui bentuk tuturan sederhana namun sarat makna. Bahasa Jawa yang digunakan komunitas Sedulur Sikep mencerminkan prinsip kejujuran (temen), kesederhanaan (prasaja), dan kedamaian (rukun). Ajaran tersebut berfungsi sebagai sistem etika sosial sekaligus sarana pewarisan nilai dan pembentukan identitas kultural. Dalam konteks modern, bahasa menjadi simbol resistensi terhadap homogenisasi budaya sekaligus alat untuk mempertahankan karakter moral dan spiritual komunitas. Dengan demikian, ajaran Mbah Engkrek melalui Panca Sesanti dan Panca Wewaler bukan hanya warisan kearifan lokal, tetapi juga model etika komunikasi yang relevan di era digital.
ANALISIS WACANA KRITIS BERITA “OJOL MATIKAN APLIKASI” DALAM PERSPEKTIF MODEL TEUN A. VAN DIJK Alien Kurnia Warya Selia; Hari Bakti Mardikantoro; Rustono
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/e1016396

Abstract

This study aims to analyze the textual dimensions of a news article titled “Ojol Drivers Shut Down Apps; Beware of Traffic Jams in Jakarta During Today’s Protest,” published by CNN Indonesia, using Teun A. van Dijk’s critical discourse analysis model. This study employs a descriptive qualitative approach using a documentary method to analyze the online news text. The analysis focuses on three main structures: macrostructure, superstructure, and microstructure. The results show that at the macro level, the news theme centers on a large-scale demonstration by online motorcycle taxi drivers as a form of protest against government policies and digital transportation apps. At the superstructure level, the news framing highlights social impacts such as traffic congestion and transportation disruptions as the primary focus, while substantive demands are placed at the end. At the microstructure level, the use of active sentences emphasizes the role of online motorcycle taxi drivers as social actors, whereas passive sentences tend to neutralize the role of authorities. Lexical choices such as “shutting down the app” function metaphorically as a symbol of digital resistance. Additionally, rhetorical elements such as bold and italicized text reinforce ideological emphasis. These findings confirm that media language plays a role in shaping public perception, thus the need to develop critical awareness of discourse structures in language education and media literacy.