Agustin Dita Lestari
State Polytechnic of Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effect of Alkaline Activator Addition on Grout Mortar Made from Cement and Silica Fume with Si/Al Ratios Agustin Dita Lestari; Aulia Rahman; Agus Sugiarto; Armin Naibaho
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 7, No 2 (2026): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2026.v7i2.8626

Abstract

The demand for improved material performance continues to increase as alternative materials technologies develop. Likewise with construction materials such as concrete, mortar, and the like. Grout mortar is a type of mortar that is commonly used to repair porous construction structures. As with filler materials in general, strength performance is also a demand in order to obtain a cohesive unity with the main structure. The addition of chemicals is allegedly an alternative that is worth studying to further increase the strength of materials, because changes in chemical properties will lead to changes in physical capabilities, in this context strong pressure. One example of a chemical composition that is widely used to improve the performance of a mixture is an alkaline activator due to its reactive properties. The addition of alkaline activators in certain proportions will change one of the chemical structures of the material, namely the ratio of silica and aluminum contents, or better known as the Si/Al ratio. With the benchmark in the previous study, the chemical content was analyzed by the XRF test, then a new mixture was made with a modified Si/Al ratio close to the target level, which are 4.5, 4.75, and 5. The research sample turned into a 5 x 5 x 5 cm mortar cube that was tested for compressive strength at the age of 7 and 28 days. After conducting research and analysis, it was found that none of the variations in the Si/Al ratio showed positive results in the development of compressive strength when compared to the performance of the previous sample. Only an average compressive strength of 15.8 MPa was obtained for the 7-day-old sample and 21.16 MPa at 28 days of age, while the sample was preceded at around 30 MPa and 40 MPa for the same age. This shows that the increase in the Si/Al ratio to the limit of 5 is inversely proportional to the improvement in the performance of the grout mortar.
Evaluasi Kapasitas Eksisting Tandon Air Bersih di Desa Wringinsongo, Kabupaten Malang Winda Harsanti; Ikrar Hanggara; Wahiddin; Nain Dhaniarti Raharjo; Agustin Dita Lestari; Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi (Jurnal Abdiwangi) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdiwangi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/abdiwangi.v1i1.2023.32-42

Abstract

Desa Wringinsongo merupakan salah satu desa yang berlokasi di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Desa ini memiliki sumber daya air dengan debit yang memadahi yang saat ini dimanfaatkan untuk sumber air bersih dan tenaga listrik skala mikro. Di desa ini juga sudah memiliki tandon air bersih yang berkapasitas 32 m3. Namun dengan kapasitas ini belum mampu menampung debit kebutuhan warga, sehingga kapasitas tandon harus diperbesar. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan evaluasi kapasitas eksisting volume air yang tersedia untuk memberikan rekomendasi pemenuhan kebutuhan air bersih di desa. Berdasarkan perhitungan kebutuhan air pada jam puncak, besarnya debit kebutuhan air sebesar 4,949 lt/detik. Dengan menggunakan pompa eksisiting yang dapat memompa air sebesar 3 lt/detik, maka defisit air yang terjadi selama operasional sebesar 217,3 m3. Untuk memenuhi kebutuhan air pada masa defisit air tersebut, maka dimensi tandon yang dibutuhkan sebesar 7 m ´ 7 m ´ 5 m.
Bimbingan Teknis Desain Kanopi Balai Pertemuan RT. 03 RW. 03 Bandulan Kota Malang Agustin Dita Lestari; Armin Naibaho; Dwi Ratnaningsih; Nain Dhaniarti Raharjo; Qomariah; Ratih Indri Hapsari
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi (Jurnal Abdiwangi) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdiwangi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/abdiwangi.v1i1.2023.9-20

Abstract

Pertemuan Rukun Tetangga (RT) sebagai salah satu tempat untuk mendukung tugas-tugas RT. Dalam pertemuan RT ini dapat digunakan untuk rapat atau diskusi penentuan program-program pembangunan, pelaksanaan kegiatan, ataupun penyampaian informasi-informasi. Pertemuan RT di wilayah RT. 03 RW. 03 Bandulan diadakan satu kali dalam sebulan secara rutin pada minggu ke-2. Pertemuan ini dilaksanakan di depan atau halaman salah satu warga sampai dengan poros jalan sehingga saat pertemuan, fungsi jalan tersebut ditutup sementara. Melalui kegiatan pengabdian ini, akan diberikan alternatif desain kanopi balai pertemuan agar balai pertemuan tersebut menjadi nyaman. Desain kanopi balai pertemuan menggunakan material baja ringan, dengan rangka utama berupa profil C75 x 0,75 mm dan reng R33 – 0,45 mm. Atap kanopi yang digunakan berupa atap spandek dengan tebal 0,25 mm.